Latest Post
Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts
8:09 PM
Tips dan Trik Membeli Mobil Bekas
Written By test on Wednesday, October 21, 2015 | 8:09 PM
Maraknya kebutuhan akan mobil bekas membuat banyak juga lapak atau pedagang mobilbekas menjamur. Hal ini bukan tidak mungkin menimbulkan persaingan antar pedagang, terutama di tengah ekonomi lesu, permintaan akan menurun, sedangkan stok barang selalu ada, akibatnya harga turun, sedangkan profit tetap harus dijaga untuk membiayai operasional lapak atau showroom itu sendiri. Untuk menghadapi persaingan yang ketat ini, bukan tidak sedikit penjual mobkas baik itu pedagang maupun pemilik sendiri melakukan segala macam cara, agar mobil yang biasa terlihat istimewa sehingga bisa mendongkrak harga.
Untuk Pembeli tentu fenomena pedagang "mengakali" kendaraannya sudah tidak bisa kita hindari, tinggal bagaimana kita menghadapi akal-akalan tersebut dengan persiapan yang matang. Hal pertama yang ditanamkan saat beli mobil bekas adalah jangan terburu-buru atau jangan terlalu bernafsu, hal inilah yang cenderung akan menjerumuskan kita, sehingga kita dapat mobil bekas yang kurang baik atau bahkan hancur. Untuk menghadapi ini, berikut tips dan trik dalam membeli mobil bekas baik itu ke pedagang maupun ke pemilik langsung.
A. Eksterior
1. Cek kondisi cat mobil
Untuk mengecek kondisi cat silahkan bandingkan per3panel yang berdekatan, misal : kap mesin depan, fender depan kanan dan bumper sebelah kanan, pastikan tidak ada perbedaan kilap warna diantara ketiganya, jika ada bisa dipastikan bagian yang berbeda tersebut sudah mengalami restorasi. berikut 3 bagian yang bisa dijadikan bahan perbandingan :
- kap mesin depan bagian kanan/kiri, fender depan kanan/kiri dan bumper bagian depan kanan/kiri
- pintu depan dan fender depan
- pintu belakang, fender belakang dan atap mobil
- pintu bagasi dan bumper belakang
2. Sealer Pintu
Bentuk sealer pintu harus terlihat rapi dengan las-las listrik yang ada posisi sama pintu satu dengan yang lain, misal : sealer pintu depan kanan harus sama dengan pintu depan kiri, begitu seterusnya. jika terdapat perbedaan bentuk sealer, posisi las listrik yang berbeda-beda, tidak rapi maka sudah bisa dipastikan area tersebut sudah pernah mengalami restorasi atau mengalami tabrakan. perhatikan semua bentuk sealer dan las listrik yang ada di semua pintu, kap mesin, pintu bagasi/belakang, pintu depan dan pintu tengah.
3. Kaca Utama
Pastikan kaca utama posisi dan karet-karet yang mengelilinginya bentuknya presisi dan rapat, apabila terdapat renggang yang berlebihan, gelombang dan posisinyapun sudah tidak presisi maka kemungkinan besar kaca tersebut sudah mengalami restorasi atau dengan kata lain kaca tersebut sudah pernah pecah akibat tabrakan.
4. Perhatikan Ban
Ban yang baik adalah ban dengan ketebalan sama baik itu sisi bibir luar maupun bibir dalam, apabila ada perbedaan besar kemungkinan posisi ban sebelumnya tidak benar akibat kurang perhatiaan pengemudi sebelumnya terhadap spooring dan balancing ban, tidak adanya rotasi ban depan dan belakang, modifikasi atau mungkin saja cara mengemudinya yang salah. Ban depan memeiliki beban yang jauh lebih besar dibandingkan ban belakang, akan lebih bagus kalau pemilik sebelumnya melakukan rotasi maksimal di 20.000 km antara ban depan dan belakang, ini untuk mendistribusikan kerja dan aus ban ke 4 ban, kalau tidak dilakukan, maka bisa dipastikan ban depan akan lebih cepat aus/gundul dibandingkan ban belakang sedangkan pergantian ban mobil tidak disarankan mengganti hanya 2 ban tapi 4 ban sekaligus.
Trik :
Ada trik yang bisa kita lakukan dengan memperhatikan tahun pembuatan ban, yaitu untuk menguji tahap awal apakah informasi odometer yang disampaikan penjual dan tertera pada odometer apakah benar. bagaimana caranya?
Contoh mobil A tahun 2010, dengan odometer 35.000km, ban yang terpasang pada mobil ini harus ban produksi tahun 2010 atau paling mundur 2009. kita tinggal lihat informasi bulan dan tahun pembuatan yang ada di ban, apabila tertera 0912 (bulan 9 tahun 2012) maka bisa dipastikan odometer mobil tersebut tidak benar atau sudah dimanipulasi karena penggantian ban umumnya di 40.000km, kalau pemilik sebelumnya bilang semua masih asli dari awal termasuk ban, maka kemungkinan besar odometer sebenarnya sudah melebihi 40.000km, untuk pastinya sangat disarankan untuk langsung dicek di bengkel resmi. Akan berbeda apabila pengemudi sudah menyampaikannya dari awal bahwa sudah pernah mengganti ban sebelumnya atas alasan kenyamanan dsb.
5. Atap Mobil
Warna dan kilap pada atap mobil harus sama dengan warna dan kilap pada bagian mobil yang lain, apabila ada perbedaan maka besar kemungkinan pemilik sering menjemur/parkir mobil tersebut tanpa atap di atasnya, hal ini akan mengurangi nilai dari mobil ini, parkir di luar dan terkena sinar matahari langsung akan menjadi poin minus tersendiri.
Perhatikan juga bentuk tulangan-tulangan yang ada di atap, dari ujung depan sampai ujung belakang, apabila ditemukan ada perbedaan bentuk satu dengan yang lain, maka bisa dipastikan bagian atap tersebut pernah mengalami insiden tertentu yang menyebabkan bentuk atap tidak simetris lagi.
6. Engsel ayun, pintu geser dan engsel pegas pada pintu belakang
6. Engsel ayun, pintu geser dan engsel pegas pada pintu belakang
- Engsel ayun : perhatikan semua engsel pintu bekerja dengan baik, tidak terjadi degradasi untuk pintu engsel dan bisa menutup rapat secara normal tanpa perlu mengangkat atau menurunkan daun pintu.
- Engsel pintu geser : pastikan saat buka tutup pintu geser tidak ada bunyi-bunyian dan bisa tertutup rapat dengan sempurna secara normal tanpa perlu ada perlakuan khusus agar bisa rapat.
- Engsel pegas pintu belakang, pastikan kondisinya baik, cara mengujinya sederhana, pada posisi terbuka turunkan sedikit pintu lalu lihat apakaha pintu tersebut bisa kembali terbuka full secara sempurna?jika tidak dipastikan engsel pegasnya sudah lemah, walaupun part kecil engsel pegas memiliki harga yang cukup lumayan.
7. Area Interior Mesin
Di area mesin ada yang namanya "cross head member" yaitu tulangan yang persis berada di atas radiator dan kondensor atau tulangan yang berada pada bagian terdepan dan teratas. apabila ada posisi lubang2 pada cross head member ini ada yang abnormal, termasuk bentuk dan lekukannya, maka bisa dipastikan mobil ini pernah mengalami tabrakan/benturan dari depan. Begitu juga dengan upfront kiri dan kanan, perhatikan bentuk, lubang-lubang baut bodi, dan lain sebagainya, apabila terdapat perbedaan posisi, bentuk dan warna, maka bisa dipastikan mobil tersebut pernah mengalami benturan dari samping.
B. Mesin
Untuk mesin anda perhatikan semua komponen-komponen yang ada di dalam ruang mesin, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan :
- Perhatikan kebersihan ruang mesin, ruang mesin yang bersih menunjukan pemilik sebelumnya memiliki kepedulian yang tinggi, sekalipun ini bisa dilakukan beberapa jam sebelumnya agar bisa memberikan nilai plus, tapi bagaimanapun kebersihan ruang mesin pada dasarnya memang memberikan kepercayaan yang lebih ke calon pembeli. Jangan lupa cek sampai ke kolong sebelum dan sesudah mesin dinyalakan atau lakukan di awal pemeriksaan dan diujung pemeriksaan.
- Sebelum mesin dinyalakan, cek indikator oli mesin, apakah masih pada batas normal atau tidak. apabila di bawah normal ini mengindikasikan oli kurang dan sangat berbahaya pada komponen mesin dan apabila lebih dari batas atas ini bisa jadi menunjukan indikasi pemilik "mengakali" agar mesin terdengar lebih halus dengan memberikan volume oli lebih banyak dan biasanya juga dengan kekentalan (SAE) yang lebih tinggi. Pada mesin solar saat mesin menyala, angkat sedikit indikator oli mesin, akalu mesin tidak normal maka akan keluar asap halus dari lubang indikator tersebut, ini mengindikasikan kita harus siap-siap turun mesin, kalau sudah begini lebih baik tinggalkan mobil tersebut dan cari mobil yang lain.
- Cek oli transmisi dan minyak rem yang ada pada mobil pastikan posisinya berada pada batas normal
- Cek bagian-bagian mesin pastikan tidak ada rembesan oli, pada radiator pastikan juga tutup dan bagian bawahnya tidak ada rembesan air.
- Jika semua sudah dicek, maka saatnya nyalakan mesin, saat mesin menyala perhatikan suara-suara yang ditimbulkan, perhatikan dengan seksama jangan sampai ada terdengar benturan-benturan besi, jika mesin terdengar normal lalu nyalakan AC, maka ruang mesin akan terdengar bekerja lebih berat, perpindahan dari AC mati dan nyala inilah yang harus diperhatikan lebih, setidaknya ada beberapa poin yang harus diperhatikan :
- apabila saat AC nyala mesin terlihat drop dan indikator RPM juga menurun drastis, ini bisa dipastikan ada kerusakan pada ISA atau komponen lainya yang terhubung dengan AC.
- Perhatikan suara mesin, apabila terdapat raungan dari kompresor yang berlebihan, sudah bisa dipastikan kompresor tersebut sudah ngorok dan ini di masa yang tidak lama lagi akan memperngaruhi kinerja AC, perbaikan AC membutuhkan dana yang tidak sedikit
C. Interior
1. Cek fungsi-fungsi kelistrikan
- Posisikan kunci pada posisi ON, maka akan terdapat beberapa indikator yang menyala seperti cek engine, baterai, penggantian oli, seat belt, dll. apabila posisi engine di starter dan anda sudah menggunakan seatbelt, maka indikator-indikator tersebut harus dalam keadaan mati, hanya menyisakan indikator yang masih menyala seperti posisi gear, lampu jauh, turning signal jiika memang dinyalakan. Dengan matinya indikator tersebut pada posisi engine on berarti indikator-indikator tersebut dalam kondisi normal.
- Cek semua kelistrikan lainnya, rectangable door mirror, electric door mirror (test kanan kiri atas bawah sampai full), power window, central lock. lampu-lampu, wiper depan belakang, audio cek semua speaker depan belakang menyala,klakson, dan lain-lain tergantung feature yang ada dalam mobil tersebut.
- Khusus power window selain fungsi, pastikan juga saat naik dan turun sampai full, tidak ada hentakan atau kemiringan, jika ada maka anda harus mengeluarkan budget lebih untuk memperbaikinya, ini akan jadinilai minus mobil bekas tersebut.
- Khusus Audio juga anda harus mengecek semua fungsi dan feature yang ada di audio tersebut, tutup mobil dan nyalakan mesin, lalu test audio baik AM/FM, CD, dll. pastikan audio bekerja dengan baik dengan menaikkan volumenya sedikit di bawah maksimal, dengar dan rasakan suara pada setiap speaker depan dan belakang, pastikan tidak ada distorsi yang berlebihan.
2. Cek kebersihan interior, baik dari jok, langit-langit, lantai, door trim dan dashboard..
3. Perhatikan juga semua kelengkapan standard mobil lengkap, seperti P3K, tools standar untuk pergantian ban, ban serep juga pastikan dalam keadaan yang baik.
C. Test Drive
- Mutlak anda harus lakukan test drive, perhatikan handling, tarikan dan juga perpindahan gigi. Untuk mobil otomatis perpindahan gigi harus terjadi di RPM 2ribu, jika lebih dari itu maka bisa dipastikan ada ketidaknormalan pada transmisi otomatisnya.
- Lakukan test drive pada kecepatan rendah, sedang dan tinggi. lewati jalan yang mulus dan juga bergelombang. pada saat melewati jalan yng rusak perhatikan ada tidaknya bunyi-bunyian yang timbul, jika ada bisa dipastikan anda harus mengeluarkan cost lebih untuk mengecek dan melakukan pergantian part pada kaki-kaki mobil tersebut.
- Cek semua fungsi rem, pastikan semua berfungsi dengan baik.
- Pada saat test drive test semua fungsi kelistrikan, perhatikan tidak ada konslet maupun disfungsi pada saat mobil berjalan.
- Lakukan - lakukan manuver-manuver kecil untuk memastikan tidak ada permasalahan pada mobil, misalnya berputar arah dengan membelokan stir ke kanan/kiri secara full.
- Hal yang paling penting lainnya, pastikan anda mampir ke bengkel resmi langganan mobil tersebut untuk melakukan general checkup kondisi mobil dan sekaligus untuk mengkonfirmasi service history dan odometer yang tertera pada mobil tersebut, tanyakan dengan detail part-part apa saja yang sudah mengalami pergantiaan, dan part apa saja yang akan mengalami pergantiaan pada kedepannya, sesuai dengan KM yang ada.
D. Surat-Menyurat
- Cek keabsahan BPKB baik yang lama maupun yang baru, pastikan no rangka dan no mesin yang ada pada BPKB sama dengan no rangka dan no mesin yang ada pada STNK dan bodi mobil.
- Perhatikan identitas yang ada pada BPKB dan STNK sama dengan KTP penjual (jika penjual pemilik langsung), pastikan anda memiliki fotokopi KTP pemilik dan siapkan kuitansi kosong sertabertanda tangan pemilik sebagai bukti jual beli. atau kalau mobil tersebut tangan kedua, mintakan kuitansi pembeli kedua tersebut saat membeli mobil itu, lalu kita bisa lakukan transaksi dengan pemilik kedua tersebut.
- Sebelum melakukan pembayaran, cek keabsahan surat menyurat di samsat terdekat. Pastikan semuanya asli dan aman, semua untuk kenyamanan pembeli.
Demikian tips dan triknya semoga bisa menjadi panduan anda dalam membeli mobil bekas, terima kasih. yhw
Labels:
Otomotif
9:17 PM
Membeli Mobil Bekas dari Pedagang atau Pemilik Langsung?
Written By test on Monday, October 19, 2015 | 9:17 PM
Maraknya pasar mobil bekas di tanah air terutama diperkotaan besar serta tingginya pertumbuhan pedagang mobil (showroom used car) baik resmi maupun non resmi membuat persaingan semakin ketat dan pedagang cenderung melakukan banyak cara atau bahkan segala cara untuk "memoles" dagangan agar bisa terlihat sekinclong mungkin, baik dari sisi eksterior, interior dan performa mesin. Sekarang ini sulit sekali membeli mobil bekas langsung dari pemilik, kesulitan anda akan bertambah apabila anda berniat membelinya secara cash/tunai, kenapa? Saya akan jelaskan secara detail. Tetapi sebelumnya secara umum peyedia mobil bekas terbagi menjadi 2 tipe, Pedagang/makelar/showroom mobkas dan Pemilik langsung. Berikut kelebihan dan kekurangan dari masing-masing penyedia jasa ini :
1. Pedagang/Makelar/Showroom Mobkas
Kelebihan membeli mobkas dari Pedagang/Showroom Mobkas :
Kelebihan membeli mobkas dari Pedagang/Showroom Mobkas :
- Mobil umumnya dalam kondisi bersih dan rapi, eksterior maupun interior sudah dipoles dengan segala cara agar bisa tampak sebaik mungkin.
- Mitos berkembang, klo mobil di showroom pastilah mobil dalam keadaan baik.
- Mudah bagi yang ingin membeli mobkas dengan cara menyicil, karena umumnya pedagang mobkas sudah terafiliasi dengan leasing tertentu dengan syarat yang mudah.
- Walaupun tidak lama, ada garansi dari pedagang, terutama pedagang yang resmi dan besar.
- Dalam satu showroom/pedagang terdapat beberapa macam pilihan mobil dan selalu update.
- Mudah ditemukan disemua lapak baik offline maupun online.
Kelemahan Pedagang/Showroom Mobkas
Menurut saya kelemahan justru terletak pada usaha yang dihasilkan untuk mendapatkan kelebihan-kelebihan di atas, sebagai contoh :
- Agar mobilnya terlihat kinclong terutama di bagian eksterior, pedagang akan berusaha merestorasinya terlebih dahulu dengan cara yang semakin hari semakin canggih, jadi jika anda awam atau kurang teliti, mobil bekas tabrakanpun tidak dapat terdeteksi. Untuk mengangkat kilap cat pada eksterior mobil, pedagang umumnya menggunakan rubbering compund atau yang sering dikenal compund putih yang bersifat sangat abbrasive/mengikis. Bisa jadi setelah dilakukan poles mobil akan terlihat kinclong, akan tetapi setelah mengalami pencucian beberapa kali, perlahan tapi pasti cat akan mengikis. Rubbering compund atau compound putih bisa kita nalogikan seperti amplas halus, yang teksturnya kalau dipegang kasar, cairan kimia didalamnya memang bisa mengkat wax yang masih tersisa pada cat, akan tetapi sifatnya abbrasive terhadap clear coat, perlahan tapi pasti cat mobil akan terlihat suram, jika tidak percaya silahkan praktekan pada bagian kecil mobil anda, ulangi gunakan compound apabila kilap sudah hilang secara terus menerus, dalam waktu yang tidak terlalu lama kilap cat mobil anda akan rusak secara permanen. sangat berbeda dengan cairan poles yang sifatnya WAX, hanya mengangkat/memanipulasi kilap tapi tidak mengikis cat. Anda bisa buktikan di semua lapak pedagang, terutama pedagang non resmi yang ada di Mangga D*a atau K*mayoran.
- Terkait mitos memang ini sangat diandalkan oleh pedagang, seolah-olah berkembang opini jika mobil tidak bagus pedagang mobkas tidak mau. Ini anggapan yang salah, justru pedagang memanfaatkan kekurangan-kekurangan yang ada pada mobil yang ingin dibelinya menjadi nilai tawar, agar mendapatkan mobil dari pemilik dengan harga serendah-rendahnya. Setelah itu baru dilakukan restorasi-restorasi sampai mobil tersebut benar-benar siap didagangkan kembali. Apa saja restorasi yang biasa dilakukan : Menurunkan Odometer, memanipulasi bekas tabrakan, memperbaiki rembesan-rembesar, menambal kebocoran-kebocoran pada part tertentu, misal pada radiator yang daya tahannya hanya beberapa bulan bahkan beberapa minggu saja, dan masih banyak restorasi-restorasi lainnya. Restorasi selama bersifat memperbaiki tentu tidak masalah, akan jadi masalah jika restorasi dilakukan untuk "mengelabui/menipu/mengakali" calon pembeli, sebagai contoh yang paling umum dilakukan pedagang adalah "MENURUNKAN ODO METER" hal ini akan kita bahas di thread tersendiri nantinya, karena semakin hari akan semakin canggih juga cara pedagang melakukan hal ini.
- Dipersulit bagi yang ingin cash/tunai kebalikan dari kelebihan di atas. Selisih harga dari nyicil dan cash minimal 10juta, tentu saja secara umum terlihat lebih murah nyicil, tapi apabila di total jenderal TDP + total angsuran anda, harga mobil akan berkali-kali lipat. Apabila Bank menerapkan bunga fix rata-rata antara 8.5% sd 11% pertahun flat, untuk leasing umumnya di angka 18% pertahun. luar biasa bukan?akan tetapi sekali lagi saya tekankan, bagi yang memilih membeli mobkas dengan cara mencicil tentu ini bukan masalah, sudah konsekuensinya dan anda juga akan sangat terbantu dengan kemudahan proses dan rendahnya TDP, yang paling penting KITA SADAR AKAN KONSEKUENSINYA.
- Harga yang lebih tinggi dari pasaran, kalau ada yang murah anda patut curiga :)
2. Pemilik Langsung
Kelebihan membeli mobkas dari Pemilik Langsung :
- Kondisi mobil baik interior maupun ekterior cenderung apa adanya, beruntung apabila kita mendapatkan mobil dari orang yang senang merawat mobil dan juga anak klub/komunitas, pada umumnya mereka lebih merawat mobil dibandingkan orang kebanyakan.
- Walaupun ada tapi lebih sedikit yang dengan sengaja menurunkan odometer, anda bisa cek kondisi ini saat berkunjung ke rumah, jika penjual seorang bapak-bapak di perumahan cluster yang bagus dan berkeluarga, kemungkinan besar dia tidak ingin melakukan perbuatan tercela tersebut, ingat ya kemungkinan :).
- Harga tentu lebih murah dibandingkan dengan harga pedagang, karena tidak perlu fee marketing, biaya restorasi yang berlebihan, biaya sewa lapak/shworoom, gaji pegawai, listrik, dll.
Kelemahan membeli mobkas dari Pemilik Langsung :
- Karena kondisi cenderung apa adanya, maka siapkan spare dana untuk melakukan beberapa restorasi dan maintenance, ini juga berlaku pada pedagang tapi minimal yang kasat mata anda sudah tidak perlu keluar kocek lagi.
- Kesulitan bagi yang ingin membeli mobkas dengan cara mencicil, karena umumnya pemilik langsung malas berhubungan dengan leasing.
- Kesulitan mecari via lapak mobil bekas baik itu offline maupun online, karena umumnya lapak-lapak mobkas dikuasai oleh pedagang.
Demikian perbedaan mendasar apabila kita ingin membeli mobil bekas baik itu ke pedagang maupun ke pemilik langsung, jika anda memiliki cukup dana dan memilih untuk membeli secara cash/tunai, maka ada baiknya anda bersabar dan telaten mencari di lapak online maupun surat kabar untuk mencari pemilik langsung, karena jaminan harga yang kompetitif dan juga minim akan kecurangan (apa adanya). Selanjutnya kita akan bahas mengenai Tips dan Trik Membeli Mobil Bekas ini berlaku kesemua penjual baik pedagang maupun pemilik langsung, silahkan klik tautanya di sini.
Sekian, semoga bermanfaat. yhw
Labels:
Otomotif
11:52 PM
Perbedaan Daya (Horse Power) dan Torsi
Written By test on Tuesday, August 25, 2015 | 11:52 PM
Banyak
yang bertanya tentang perbedaan antara horsepower dengan torsi. Dalam
spesifikasi teknis kendaraan selalu dicantumkan dua jenis angka ukuran
ini. Kebanyakan penggemar kendaraan memang tahu bahwa dua ukuran itu
horsepower dan torsi berperan penting dalam performa kendaraan. Akan
tetapi sebagian besar dari mereka tidak memahami secara tepat bagaimana
dan mengapa atau bahkan tidak peduli sama sekali.
Penjelasan tentang hal ini sebaiknya dimulai dari perbedaan teknis dari keduanya. Definisi ilmiah horsepower adalah jumlah energi yang dibutuhkan untuk mengangkat benda seberat 550 pon, setinggi satu kaki, dalam waktu satu detik. Dari definisi ini kita bisa lihat bahwa komponen horsepower meliputi tenaga, jarak dan waktu. Jarak dan waktu adalah sesuatu yang mudah difahami, tetapi tenaga, khususnya kekuatan memutar roda, itu adalah pengertian dari torsi.
Perlu diingat bahwa energi awal yang membuat kendaraan bergerak maju adalah adanya ledakan di ruang bakar. Ledakan ini mendorong piston menekan setang piston (connecting rod) dan memutar kruk as (engine's crankshaft). Putaran kruk-as inilah dimulainya torsi mesin (kemampuan puntir). Dari kruk-as, torsi melewati roda gila, transmisi, rantai/gardan dan roda sehingga mobil/motor bergerak dari diam.
Ukuran torsi dinyatakan dalan pon-feet adalah gambaran kemampuan puntir dari mesin. Sebagai ilustrasi, seorang tukang pipa memerlukan torsi untuk mencopot sambungan pipa yang karatan pada pipa ledeng. Tenaga yang dibutuhkan misalkan 100 pon-feet adalah statis tetap, tidak terpengaruh waktu, mau dikerjakan lima detik atau lima tahun, torsi yang dibutuhkan untuk mencopot pipa itu adalah tetap sama yaitu 100 pon-feet.
Jadi jika anda mau jawaban yang ringkas tentang perbedaan horsepower dan torsi, selalu berpikirlah bahwa horsepower adalah jumlah tenaga mesin yang bekerja dalam kurun waktu tertentu, sedang torsi adalah ukuran tenaga. Torsi adalah salah satu komponen dari horsepower.
Supaya tahu bagaimana torsi dan hosepower berinteraksi bisa dibayangkan sebuah mobil SUV berhenti di ujung bawah tanjakan bukit. Mesin berputar stasioner. Pada saat pengemudi injak pedal gas, rpm mesin meningkat, tenaga dari krus-as disalurkan ke roda sehingga mobil bergerak mendaki. Kemampuan memuntir roda pada saat mobil bergerak naik adalah torsi. Misalkan saat itu rpm mesin 3000, gigi transmisi 3, dan mobil mencapai torsi 300 pon-feet. Dengan rumus tertentu, kita bisa hitung horsepowernya.
Sekarang pemahaman teknis bagaimana torsi berinteraksi dengan horsepower. Kita tahu bahwa mobil bergerak dari titik diam dimulai dari gigi 1, gigi 2, gigi 3 dst. Itulah saat mobil berakselerasi. Pada kecepatan rendah seperti itu gigi transmisi harus menyalurkan torsi maksimum dari mesin ke roda. Diperlukan lebih banyak tenaga atau torsi pada saat mobil bergerak dari diam dibandingkan dengan keadaan mobil yang sudah bergerak ( Hukum Newton no. 1 : Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya).
Saat mobil sudah melaju kencang, kita hanya perlu sedikit torsi, tapi perlu lebih banyak horsepower untuk mendapatkan dan menjaga kecepatan yang tinggi. Ini disebabkan horsepower adalah ukuran tenaga saat mesin bekerja yang dengan faktor waktu (seperti putaran roda per menit dibutuhkan utk supaya mobil tetap melaju 150 km/jam)
Torsi bisa kita rasakan saat mobil bergerak dari diam. Tapi horsepower cenderung tidak bisa kita rasakan karena itu adalah tenaga yang dikeluarkan mesin saat melaju kencang.
Mobil/motor balap perlu horsepower besar karena untuk mendapatkan kecepatan tinggi dalam tempo waktu yang lama.
Mobil offroad/motorcross perlu torsi besar karena untuk menaklukkan medan berat dan tidak perlu kecepatan tinggi.
Penjelasan tentang hal ini sebaiknya dimulai dari perbedaan teknis dari keduanya. Definisi ilmiah horsepower adalah jumlah energi yang dibutuhkan untuk mengangkat benda seberat 550 pon, setinggi satu kaki, dalam waktu satu detik. Dari definisi ini kita bisa lihat bahwa komponen horsepower meliputi tenaga, jarak dan waktu. Jarak dan waktu adalah sesuatu yang mudah difahami, tetapi tenaga, khususnya kekuatan memutar roda, itu adalah pengertian dari torsi.
Perlu diingat bahwa energi awal yang membuat kendaraan bergerak maju adalah adanya ledakan di ruang bakar. Ledakan ini mendorong piston menekan setang piston (connecting rod) dan memutar kruk as (engine's crankshaft). Putaran kruk-as inilah dimulainya torsi mesin (kemampuan puntir). Dari kruk-as, torsi melewati roda gila, transmisi, rantai/gardan dan roda sehingga mobil/motor bergerak dari diam.
Ukuran torsi dinyatakan dalan pon-feet adalah gambaran kemampuan puntir dari mesin. Sebagai ilustrasi, seorang tukang pipa memerlukan torsi untuk mencopot sambungan pipa yang karatan pada pipa ledeng. Tenaga yang dibutuhkan misalkan 100 pon-feet adalah statis tetap, tidak terpengaruh waktu, mau dikerjakan lima detik atau lima tahun, torsi yang dibutuhkan untuk mencopot pipa itu adalah tetap sama yaitu 100 pon-feet.
Jadi jika anda mau jawaban yang ringkas tentang perbedaan horsepower dan torsi, selalu berpikirlah bahwa horsepower adalah jumlah tenaga mesin yang bekerja dalam kurun waktu tertentu, sedang torsi adalah ukuran tenaga. Torsi adalah salah satu komponen dari horsepower.
Supaya tahu bagaimana torsi dan hosepower berinteraksi bisa dibayangkan sebuah mobil SUV berhenti di ujung bawah tanjakan bukit. Mesin berputar stasioner. Pada saat pengemudi injak pedal gas, rpm mesin meningkat, tenaga dari krus-as disalurkan ke roda sehingga mobil bergerak mendaki. Kemampuan memuntir roda pada saat mobil bergerak naik adalah torsi. Misalkan saat itu rpm mesin 3000, gigi transmisi 3, dan mobil mencapai torsi 300 pon-feet. Dengan rumus tertentu, kita bisa hitung horsepowernya.
Sekarang pemahaman teknis bagaimana torsi berinteraksi dengan horsepower. Kita tahu bahwa mobil bergerak dari titik diam dimulai dari gigi 1, gigi 2, gigi 3 dst. Itulah saat mobil berakselerasi. Pada kecepatan rendah seperti itu gigi transmisi harus menyalurkan torsi maksimum dari mesin ke roda. Diperlukan lebih banyak tenaga atau torsi pada saat mobil bergerak dari diam dibandingkan dengan keadaan mobil yang sudah bergerak ( Hukum Newton no. 1 : Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya).
Saat mobil sudah melaju kencang, kita hanya perlu sedikit torsi, tapi perlu lebih banyak horsepower untuk mendapatkan dan menjaga kecepatan yang tinggi. Ini disebabkan horsepower adalah ukuran tenaga saat mesin bekerja yang dengan faktor waktu (seperti putaran roda per menit dibutuhkan utk supaya mobil tetap melaju 150 km/jam)
Torsi bisa kita rasakan saat mobil bergerak dari diam. Tapi horsepower cenderung tidak bisa kita rasakan karena itu adalah tenaga yang dikeluarkan mesin saat melaju kencang.
Mobil/motor balap perlu horsepower besar karena untuk mendapatkan kecepatan tinggi dalam tempo waktu yang lama.
Mobil offroad/motorcross perlu torsi besar karena untuk menaklukkan medan berat dan tidak perlu kecepatan tinggi.
Labels:
Otomotif
8:51 PM
Dalam kondisi lalu lintas
Jakarta yang selalu ramai, padat dan sering mengalami macet parah,
ditambah dengan keberadaan tempat parkir yang pada umumnya sempit dan
sangat padat berdesak-desakan, maka cat mobil baret karena senggolan
atau tersenggol sudah merupakan makanan sehari-hari. Kejadian ini
umumnya membuat sebagian dari warga memelas pasrah dan sisanya galau,
bila teringat beberapa aktifitas dan rencana-rencana mereka yang sudah
tersusun dengan baik menjadi terganggu sehubungan dengan kendaraan
andalan sehari-hari harus menginap dulu di body repair & painting shop.
Sedangkan lama tidaknya waktu pengerjaannya tergantung dari antriannya
(kadang bisa lebih dari 1 minggu). Gak worthed bingiits !
1. Mengenal susunan lapisan cat mobil.
2. Prinsip kerja menghilangkan baret pada body mobil, sbb:
Mengembalikan lapisan pelindung cat (dalam istilah dagang: Paint Protection / Paint Guard) yang terkikis saat proses scrubbing.
3. Jenis-jenis baret & Cara mengatasinya :
Kondisi baret pada body mobil ada bermacam-macam, dari yang ringan sampai yang kelas berat.
Baret sedang:
Baret berat:
Untuk material dasar dari plat besi dan plastik ABS, bisa langsung di touch up.
Baret parah :
Apabila baret yang terjadi sangat dalam, sehingga material dasar (plat besi atau plastik) mengalami kerusakan / cacat yang bisa terlihat dari jarak jauh. Baret tipe ini selain merusak seluruh lapisan cat (cat terkelupas), juga merusak material dasarnya.
Solusinya:
Untuk perbaikan baret parah ini, maka apa boleh buat, mobil Anda terpaksa harus segera dibawa ke body & painting shop langganan.
Source : otomotipsntricks.blogspot.com n kaskus.co.id
Tipe Baret Cat Mobil dan Cara Menghilangkannya
Written By test on Thursday, August 6, 2015 | 8:51 PM
1. Mengenal susunan lapisan cat mobil.
Seperti halnya kulit manusia, cat body mobil selain berguna untuk
mempecantik penampilan juga sebagai pelindung body mobil, terhadap
bahaya-bahaya dari luar, terutama karat. Untuk itu cat mobil
sengaja dibuat tersusun atas beberapa lapisan dengan fungsinya
masing-masing. Pada mobil-mobil masa kini, umumnya terdiri atas lapisan:
Base Coat, Top Coat, Clear Coat dan Paint Protection.
Keterangan:
Base Coat / Primer / Epoxy, merupakan media lapisan dasar yang mampu menghubungkan antara material dasar dengan Top Coat, karena sifat adhesive yang sangat baik terhadap bahan-bahan di atas.
Base Coat juga mampu mereduksi, bahkan menghilangkan sifat daya serap tinggi material dasar tertentu (misal: dempul acrylic dan fiber glass), terhadap bahan Top Coat. Adanya Base Coat ini, memungkinkan bahan plastik (selain ABS) dan non ferrous (selain besi) dapat di Top Coat dengan hasil memuaskan dan tidak mudah terkelupas. Karena memiliki sifat adhesive yang sangat baik, maka Base Coat juga berfungsi sebagai anti karat.
Top Coat / Top-paint Coat / Duco (trade mark), merupakan lapisan berikutnya yang memberikan unsur warna pada mobil, karena didalamnya terkandung pigmen warna. Clear Coat, merupakan lapisan yang berfungsi, selain untuk mengkilapkan mobil, juga untuk memblokir pigmen warna agar tidak mudah menguap oleh panas sinar matahari (terutama sinar UV dan Infra red), sehingga warna mobil lebih awet / tidak mudah luntur.
Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila mobil terlalu sering terjemur di bawah panas terik matahari. Hal ini akan terlihat jelas pada mobil-mobil bercat terang, misal; putih & silver metalik. Demikian pula, Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila sering dibersihkan dengan bahan pembersih yang mengandung minyak (misal; minyak tanah/ bensin). Untuk mengurangi kelemahan di atas, maka Clear Coat perlu dilapisi pelindung, yaitu lapisan Paint Protection (trade mark).
Paint Protection, merupakan lapisan pelindung bagi Clear Coat terhadap kerusakan dan oksidasi, akibat ganasnya sinar matahari, perubahan cuaca dan polutan lainnya, sehingga kilap dari cat mobil secara keseluruhan lebih awet. Karena lapisan-lapisan cat adalah sangat tipis, maka untuk mengukur ketebalannya digunakan satuan mikron, dimana 1 mikron = 0,001 mm (satu per seribu milimeter). Standart Internasional ketebalan lapisan cat :
Keterangan:
Base Coat / Primer / Epoxy, merupakan media lapisan dasar yang mampu menghubungkan antara material dasar dengan Top Coat, karena sifat adhesive yang sangat baik terhadap bahan-bahan di atas.
Base Coat juga mampu mereduksi, bahkan menghilangkan sifat daya serap tinggi material dasar tertentu (misal: dempul acrylic dan fiber glass), terhadap bahan Top Coat. Adanya Base Coat ini, memungkinkan bahan plastik (selain ABS) dan non ferrous (selain besi) dapat di Top Coat dengan hasil memuaskan dan tidak mudah terkelupas. Karena memiliki sifat adhesive yang sangat baik, maka Base Coat juga berfungsi sebagai anti karat.
Top Coat / Top-paint Coat / Duco (trade mark), merupakan lapisan berikutnya yang memberikan unsur warna pada mobil, karena didalamnya terkandung pigmen warna. Clear Coat, merupakan lapisan yang berfungsi, selain untuk mengkilapkan mobil, juga untuk memblokir pigmen warna agar tidak mudah menguap oleh panas sinar matahari (terutama sinar UV dan Infra red), sehingga warna mobil lebih awet / tidak mudah luntur.
Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila mobil terlalu sering terjemur di bawah panas terik matahari. Hal ini akan terlihat jelas pada mobil-mobil bercat terang, misal; putih & silver metalik. Demikian pula, Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila sering dibersihkan dengan bahan pembersih yang mengandung minyak (misal; minyak tanah/ bensin). Untuk mengurangi kelemahan di atas, maka Clear Coat perlu dilapisi pelindung, yaitu lapisan Paint Protection (trade mark).
Paint Protection, merupakan lapisan pelindung bagi Clear Coat terhadap kerusakan dan oksidasi, akibat ganasnya sinar matahari, perubahan cuaca dan polutan lainnya, sehingga kilap dari cat mobil secara keseluruhan lebih awet. Karena lapisan-lapisan cat adalah sangat tipis, maka untuk mengukur ketebalannya digunakan satuan mikron, dimana 1 mikron = 0,001 mm (satu per seribu milimeter). Standart Internasional ketebalan lapisan cat :
- Base Coat: 55 s/d 65 mikron.
- Top Coat: 35 s/d 45 mikron.
- Clear Coat: 40 s/d 45 mikron.
- Paint Protection: max. 30 mikron.
Sebagai gambaran, ketebalan selembar kertas HVS 70 gram adalah: 50 mikron.
2. Prinsip kerja menghilangkan baret pada body mobil, sbb:
Mengidentifikasi jenis baret.
Menipiskan
dan menghilangkan bekas baret (scrubbing) sampai lenyap dari pandangan,
tanpa merusak lapisan-lapisan cat, terutama lapisan base coat.
Bila lapisan base coat terkelupas, sehingga bahan
dasarnya terekspose keluar dan masih dalam area yang kecil (maksimal 1),
maka dapat dilakukan proses touch up.
Untuk area yang lebih luas, hasil dari proses
touch up kurang efektif. Lebih baik dicat setempat (istilah awam di-sol) pada
tukang ahlinya.
Mengembalikan lapisan pelindung cat (dalam istilah dagang: Paint Protection / Paint Guard) yang terkikis saat proses scrubbing.
3. Jenis-jenis baret & Cara mengatasinya :
Kondisi baret pada body mobil ada bermacam-macam, dari yang ringan sampai yang kelas berat.
Kondisi tempat kerja yang dibutuhkan, terang benderang dan bebas debu berterbangan.
Peralatan dan obat yang dibutuhkan dan dipakai untuk menghilangkan baret, adalah sbb.: lap katun bersih, Autosol, obat poles Super Hard Shell ex Turtle Wax atau pakai produk Carlack juga bisa, touch up paint, dempul besi, amplas besi C1000.
Autosol, yang berbentuk pasta seperti
odol, sebenarnya obat ajaib khusus yang paling bagus untuk memulihkan
kilap barang-barang berlapis Chrom yang sudah kusam akibat kerak kotoran
(berwarna kecoklatan) dan goresan-goresan halus, dengan hasil sangat
memuaskan. Karena obat ini sudah lama tersohor namanya, jadi sangat
mudah didapatkan di bengkel-bengkel mobil / motor, hypermarket,
supermarket, bahkan di mini market.
WARNING! Lapisan Chrom sangat tidak tahan terhadap cairan yang bersifat asam, bila terlalu sering dibersihkan dengan cairan yang bersifat asam, maka kilapnya akan memudar dan lapisannya makin menipis, sehingga akhirnya timbul karat seperti akar-akar halus, yang berasal dari karat lapisan tembaga yang ada di bawahnya. Agar tidak menyesal nantinya, maka sebisa mungkin hindari obat pengkilap Chrom dalam bentuk cair.Autosol memiliki butiran nano scrub yang lebih kasar, dibandingkan Glass Scrub. Meskipun demikian Autosol tidak cocok untuk menghilangkan jamur kaca mengingat daya kikisnya yang lebih kuat. Karena mengandung minyak (oil base), maka obat ini juga tidak cocok untuk membersihkan kaca mika bening lampu-lampu mobil dari baret / kerak kotoran lain. Minyak dapat menyebabkan mika bening menjadi kekuning-kuningan s/d buram. Autosol disini digunakan untuk menyamarkan / menghilangkan bekas goresan pada cat secara halus (dapat mengikis super tipis) dengan hasil super, sehingga aman digunakan pada lapisan-lapisan cat yang notabene juga sangat tipis, setipis kertas!
WARNING! Lapisan Chrom sangat tidak tahan terhadap cairan yang bersifat asam, bila terlalu sering dibersihkan dengan cairan yang bersifat asam, maka kilapnya akan memudar dan lapisannya makin menipis, sehingga akhirnya timbul karat seperti akar-akar halus, yang berasal dari karat lapisan tembaga yang ada di bawahnya. Agar tidak menyesal nantinya, maka sebisa mungkin hindari obat pengkilap Chrom dalam bentuk cair.Autosol memiliki butiran nano scrub yang lebih kasar, dibandingkan Glass Scrub. Meskipun demikian Autosol tidak cocok untuk menghilangkan jamur kaca mengingat daya kikisnya yang lebih kuat. Karena mengandung minyak (oil base), maka obat ini juga tidak cocok untuk membersihkan kaca mika bening lampu-lampu mobil dari baret / kerak kotoran lain. Minyak dapat menyebabkan mika bening menjadi kekuning-kuningan s/d buram. Autosol disini digunakan untuk menyamarkan / menghilangkan bekas goresan pada cat secara halus (dapat mengikis super tipis) dengan hasil super, sehingga aman digunakan pada lapisan-lapisan cat yang notabene juga sangat tipis, setipis kertas!
Baret ringan:
Apabila baret yang terjadi sangat tipis dan kadang tersisa cat berwarna
lain, milik kendaraan / benda yang tersenggol, yang ikut tertinggal /
membekas. Baret tipis bisa karena gesekan ringan dengan kuku jari atau
benda keras dan tajam lain. Luka baret ini hanya mencapai lapisan paint protection s/d clear coat.
Solusi:
Haluskan bagian yang baret dengan Autosol sampai bekas goresan hilang.
Poles dengan Super Hard Shell, keluaran Turtle Wax. Poles cukup dikerjakan dengan tangan.
Lakukan proses lapping, dengan tangan juga.
Selesai.
Baret sedang:
Apabila baret yang terjadi agak dalam, sehingga bisa terlihat dari jarak
agak jauh. Baret sedang bisa terjadi karena gesekan agak keras dengan
benda / kendaraan lain. Luka baret ini sudah mencapai lapisan top coat (warna cat masih nampak jelas, tapi buram), sehingga ada kemungkinan tergerus sedikit / tipis.
Solusi:
Haluskan bagian yang baret dengan Autosol, sampai terasa agak
rata. Penggosokan ini harus dilakukan hati-hati jangan sampai lapisan
tipis top coat yang tersisa menjadi semakin tipis, hampir transparant.
Kalau hal ini sudah terlanjur terjadi, maka harus dilakukan touch up.
Poles dengan Super Hard Shell, keluaran Turtle Wax. Poles cukup dikerjakan dengan tangan.
Lakukan proses lapping, dengan tangan juga.Selesai.
Baret berat:
Apabila baret yang
terjadi cukup dalam, sehingga material dasar (plat besi atau plastik)
bisa terlihat dari jarak jauh. Luka baret ini sudah merusak seluruh
lapisan cat, sehingga cat terlihat seperti terkelupas / tergerus dari
material dasarnya.
Solusi:
Haluskan bagian yang baret dengan kertas gosok halus no. 1,000
atau Autosol, sampai terasa agak rata.
Penggosokan ini harus dilakukan hati-hati jangan sampai plat atau
plastik cacat / bergelombang akibat gosokan yang terlalu bersemangat.
Lakukan proses touch up dengan cat yang sama warna dan type (biasanya dari cat contoh yang diberikan oleh pihak dealer pada saat
serah terima mobil baru yang Anda beli). Bila tidak ada, maka terpaksa
mencari cat touch up khusus. yang bisa dibeli di toko ACE Hardware
terdekat.
Untuk material dasar dari plat besi dan plastik ABS, bisa langsung di touch up.
Untuk material dasar bukan dari besi (misal: aluminium) dan plastik non ABS, sebelumnya harus di
dempul tipis dengan epoxy terlebih dulu, agar cat touch up bisa melekat dengan baik. Ketika dempul sudah kering. baru bisa digosok halus tipis-tipis. Setelah itu bisa di touch up.
Tunggu cat hingga benar-benar kering.
Haluskan cat dengan Autosol secara hati-hati sampai benar-benar rata.
Bersihkan sisa Autosol sampai tuntas.
Poles dengan Super Hard Shell ex Turtle Wax. Polesan cukup dikerjakan dengan tangan.
Lakukan proses lapping, dengan tangan juga.
Selesai.
Baret parah :
Apabila baret yang terjadi sangat dalam, sehingga material dasar (plat besi atau plastik) mengalami kerusakan / cacat yang bisa terlihat dari jarak jauh. Baret tipe ini selain merusak seluruh lapisan cat (cat terkelupas), juga merusak material dasarnya.
Solusinya:
Untuk perbaikan baret parah ini, maka apa boleh buat, mobil Anda terpaksa harus segera dibawa ke body & painting shop langganan.
Source : otomotipsntricks.blogspot.com n kaskus.co.id
Labels:
Otomotif
11:36 PM
Tahapan Detailing Mobil Bag. V (Tyre Dressing)
Written By test on Sunday, June 28, 2015 | 11:36 PM
5. Tyre dressing
Tujuannya adalah mencegah ban dari browning effect atau menjadi coklat dan memudar kehitamannya. diantara semua proses yang dilakukan tadi, apabila tahapan ini tidak dilakukan tentu akan sangat terlihat kurang sedap dipandang, maka dari itu walaupun bukan tahapan detailing perbaikan atau perawatan cat mobil tapi proses ini bisa menyempurnakan semua tahapan detailing sebelumnya, paling tidak untuk eksterior, tahapan ini juga sekaligus bikin image mobil keliatan bersih dan terawat.
Peralatan:
a. Tyre dressing (pasta, water, oil based)
b. Applicator pad (kuas, foam, kain, etc)
Peralatan:
a. Tyre dressing (pasta, water, oil based)
b. Applicator pad (kuas, foam, kain, etc)
Sempurnalah semua proses detailing, jika tahapan semua sudah dilakukan maka selanjutnya tinggal melakukan maintenance rutin, semakin disayang maka cat mobil kita juga semakin awet umurnya.
Selamat mencoba..!
Labels:
Otomotif
11:21 PM
Tahapan selanjutnya adalah waxing, ini adalah tahapan yang paling disukai sama semua orang. tujuan waxing adalah memberikan lapisan tipis pada mobil supaya terlindung dari debu, air, kotoran, dll. selain itu wax juga akan memberikan finishing look yang beda pada tiap mobil. faktornya disebabkan oleh beberapa hal, antara lain : warna cat, karakter wax, curing time, dll.
Source : http://www.modifikasi.com
Tahapan Detailing Mobil Bag. IV (Wax and QD)
4. Wax/Sealant
Tahapan selanjutnya adalah waxing, ini adalah tahapan yang paling disukai sama semua orang. tujuan waxing adalah memberikan lapisan tipis pada mobil supaya terlindung dari debu, air, kotoran, dll. selain itu wax juga akan memberikan finishing look yang beda pada tiap mobil. faktornya disebabkan oleh beberapa hal, antara lain : warna cat, karakter wax, curing time, dll.
Cara aplikasi wax adalah :
- Gunakan polisher + applicator pad, lalu tuang 2-3 tetes wax/sealant (kalau liquid)
- applikasikan pada seluruh permukaan cat secara bertahap atau dikenal dengan metode panel to panel secara merata.aplikasi lakukan bisa dengan gerakan vertikal dan horizontal asalkan dalam tiap perpidahan aplicator pad selalu dalam posisi overlap dgn bagian yang sdh dilewati sebelumnya.
- Setelah semua rata dan tidak ada lagi tersisa wax di bagian cat, langsung lap dengan kain microfiber atau tergantung dari panduan yang diberikan oleh masing-masing obat wax.
- Protection dan Maintenance dengan quick detailer wax water based seminggu 1-2 kali.
Hasil wax/sealant itu biasanya antara wet look, deep look, glassy atau
warm, tergantung karakter catnya (solid, metallic, xyrallic atau
pearlescent). Sealant itu biasanya punya durability lebih tinggi
daripada wax karena sifatnya yang all chemical. kalo wax itu mengandung
bahan organik, seperti carnauba. jadi jika kondisi mobil anda baru atau kondisi cat mobil anda masih tergolong baik, maka anda hanya perlu melakukan 3 tahapan penting ini :
- Washing (mencuci),
- Claying dan
- Protection (sealant dan atau wax)
Peralatan:
a. Obat wax/sealant
b. Polisher + aplicator pad
c. DA machine (optional)
d. Microfiber towel
a. Obat wax/sealant
b. Polisher + aplicator pad
c. DA machine (optional)
d. Microfiber towel
Source : http://www.modifikasi.com
Labels:
Otomotif
10:10 PM
Source : http://clay4car.blogspot.com/
Tahapan Detailing Mobil Bag. III (Compound & Polish)
3. Compound and Polish
Pada tahapan ini Detailing yang dilakukan adalah tahapan correction dimana ada sifat memperbaiki kerusakan.
Jadi bukan bagian dari kegiatan perawatan atau merawat. Poles/
polishing/ detailing idealnya hanya dilakukan satu atau dua tahun sekali dalam
kondisi normal. Detailing dengan standard mutu bahan yang baik dan peralatan
yang benar menyebabkan biaya yang cukup tinggi, apalagi kalau harus dilakukan
berulang-ulang. Belum lagi ada beberapa langkah yang bersifat abrasif dan agresif terhadap
lapisan cat. Selain itu detailing adalah pekerjaan seni dan sesuai namanya (detailing), ini harus
dikerjakan dengan detil dan teliti sehingga akan membutuhkan
waktu agak lama dalam prosesnya. Satu bidang pada mobil dengan bidang lainya
belum tentu sama penangannya. Perlu diperhatikan ketebalan cat, kedalaman baret
dan lain-lain termasuk pemilihan bahan atau chemical yang aman untuk kendaran
dan juga pekerjanya.
Adapun caranya adalah sebagai berikut :
- Hal pertama yang dilakukan adalah pastikan terlebih dahulu kondisi cat mobil anda, apakah termasuk bad paint, moderate atau good paint.
- Kenali tipe kerusakan cat pada bodi mobil anda, apakah termasuk swirl ringan, sedang atau parah dan juga kenali kedalaman dari swirl tersebut.
- Jika kondisi cat mobil sudah parah maka perlu dilakukan wet sanding dan compound terlebih dahulu. Compound juga ada tingkatannya sendiri, sesuai dengan daya abbrasivenya, dikenal dengan compound putih, kuning dan merah. Lakukan wet sanding secara perlahan pada area yang diperlukan, setelah semua goresan parah sudah tersanding, oleskan dengan compound disekitar area sanding tersebut sampai merata, setelah selesai bilas dan keringkan area perbaikan. Setelah selesai maka bisa dilakukan proses polishing dan wax untuk mengembalikan kilap cat.
- Polish bisa dilakukan dengan menggunakan tangan atau mesin Dual Action Polisher atau sering disebut mesin DA. Menggunakan tangan umumnya akan sangat capek, hasil maksimal dari tahapan ini adalah terletak dari kecepatan putaran yang konsisten. Jika menggunakan tangan maka lama kelamaan apabila sudah kelelahan, kecepatan akan menurun dan ini justru menyebabkan chemichal polish tertinggal dipermukaan cat. Menggunakan tangan masih dimungkinkan tapi perlu strategi yang bertahap, dalam satu waktu kita tidak bisa menyelesaikan semua panel mobil, berhenti apabila dirasa kecepatan memutar tangan sudah tidak konsisten.
- Oleskan obat polish pada polishing pad mesin DA sekitar 3-4 tetes, aplikasikan secara perlahan terlebih dahulu ke bagian bodi mobil yang ingin dipoles, setelah semua rata baru sedikit agak (ingat sedikit saja) ditekan sambil terus diputar secara merata ke semua bagian yang dibutuhkan. kerjakan ini secara bertahap per bagian - bagian kecil, jangan terlalu lebar karena akan membuat obat poles sudah mengering sebelum kita menggapai ke bagian tersebut.
- Setelah selesai, cek swirl/scrath pada bodi mobil menggunakan lampu LED, apakah masih ada atau sudah hilang, jika masih ada kita bisa mengulangi tahapan tersebut maksimal 2-3 kali sampai kondisi cat sesuai keinginan kita, jika sudah hilang siwrl dan scratchnya maka lap seluruh bagian yang kita perbaiki tersebut dengan kain microfiber.
Hasil
yang harus dicapai dari auto detailing ialah permukaan exterior yang
kondisinya
sempurna seperti mobil baru. Tidak hanya sekedar mengkilat dalam
hitungan hari
saja. Maka saya bisa maklum kalau harga jasa detailing cukup tinggi,
tidak
hanya faktor harga bahan baku yang mempengaruhi, lama waktu yang
dibutuhkan dan faktor kesabaran dan ketelitian adalah faktor-faktor yang
patut dihargai.
Peralatan :
a. Obat polish
b. Hand buffing pad
c. DA machine + polishing pad
d. Microfiber towel
Jadi poleslah mobil anda sekali atau dua tahun sekali dan rawatlah hasil poles
tersebut secara berkala dengan baik dan benar. Tidak disarankan polish mobil lebih dari 2x setahun karena sifatnya yang abbrasive dapat mengangkat lapisan terluat dari cat mobil, 1 atau 2 kali dalam setahun sudah cukup. Perlu diperhatikan juga bahwa
faktor utama penyebab kerusakan pada permukaan cat mobil ialah justru terjadi
pada saat kita merawatnya, terutama pada saat mencuci dan mengeringkan dengan
bahan, penggunaan peralatan yang kurang tepat.
|
a. Obat polish
b. Hand buffing pad
c. DA machine + polishing pad
d. Microfiber towel
Source : http://clay4car.blogspot.com/
Labels:
Otomotif
9:36 PM
Tahapan Detailing Mobil Bag. II (Clay)
2. Clay
| Melanjutkan pembahasan di postingan sebelumnya Tahapan Detailing Mobil Bag. I, tahapan selanjutnya dalam proses detailing mobil setelah proses pencucian (wash) sudah dilakukan adalah Claying. Apa itu Claying?? | |
Clay disini bukanlah tanah liat dalam arti sesungguhnya. Di sebut clay karena sifatnya yang lembek bisa
dibentuk-bentuk seperti tanah liat atau lilin mainan anak-anak. Claying ialah kegiatan membersihkan
permukaan dengan menggunakan clay. Clay sebagai
"built in applicator" yaitu sebuah alat bantu atau media yang digunakan
untuk mengangkat
kontaminasi kotoran yang melekat kuat di permukaan cat mobil yang tidak
bisa dihilangkan melalui proses mencuci dan bahkan jika hanya dengan
wax. Clay bisa di aplikasikan juga pada
permukaan halus lainnya seperti kaca, logam/metal (velg, bumper,dll).
Kontaminasi
kotoran yang melekat
kuat ini kadang tidak terlihat oleh mata, tapi bisa dengan jelas di
rasa
dengan diraba menggunakan telapak tangan. Akan terasa kasar dan
terdengar bunyi
gesekan pada area yang terkontaminasi. Clay efektif membersihkan
kontaminasi atau
kotoran cipratan aspal dan debu rem yang biasanya terdapat di bagian
fender, pintu dan bember di belakang roda. Selain itu bisa juga untuk
membersihkan overspray vernish dan cat. Kontaminasi-kontaminasi
tersebut
akan hilang setelah di clay. Permukaan akan kembali halus sepeperti
kaca dan tidak terdengar bunyi gesekan saat diraba. Dengan kondisi
demikian
maka mobil akan lebih siap kondisinya bila ingin dilanjutkan dengan
poles/polishing untuk menghilangkan atau memperbaiki kerusakan ringan
seperti baret-baret dan swirl marks. atau jika ingin langsung di wax
atau
sealant sebagai proteksi juga boleh.
Perlu diketahui bahwa clay bukan sebagai obat poles untuk menghilangkan
baret-baret atau noda air yang mengoksidasi (jamur air biasanya kita sebut).
Clay posisinya sebagai pembersih yang akan menyempurnakan hasil mencuci
dan sebagai persiapan untuk menyempurnakan langkah polishing dan protection dan
atau sebagai salah satu cara untuk merawat hasil poles agar selalu baik
kondisinya.
Bagaimana caranya?? pertama-tama basahin bagian
bodi mobil yang mau dikerjakan dengan air/air shampo atau bisa sangat direkomendasikan menggunakan Quick Detailer/Clay Lubricant silahkan disesuaikan dengan budget anda. mulai claying secara perlahan tidak perlu menggunakan pressure, biarkan claynya bekerja untuk angkat
kotorannya. setelah proses dekontaminasi selesai, coba raba permukaan, kalo
udah halus berarti proses clayingnya sudah benar, terakhir keringkan permukaan dengan kain
microfiber. Claying umumnya 3-6 bulan sekali atau tergantung jam terbang mobil dan cuaca, musim hujan tentu anda akan sering melakukan tahapan ini.
Peralatan:
a. Claybar
b. Quick detailer/air sabun/clay lubricant
c. Microfiber towel
source : http://www.meguiarsonline.com, http://clay4car.blogspot.com/, http://www.modifikasi.com
Labels:
Otomotif
2:16 AM
Sebagian pecinta otomotif memiliki kecenderungan tertentu (spesifik) dalam hal kecintaanya dalam dunia ini, ada yang mendalami mengenai mesin dan performa, ada juga yang berkutat di sekitar audio dan sound, velg dan kaki-kai, dan hal lainnya. Diantara sekian banyak hal tersebut ada 1 bidang pendalaman yang juga menjadi kecenderungan dari pecinta otomotif, yaitu Auto Detailing. Ada beberapa tahapan bagi pecinta otomotif untuk mengeluti bidang ini, berikut akan kami sampaikan tahapannya yang mungkin berguna bagi para pecinta otomotif baik itu pemula maupun yang sudah profesional.
Tahapan Detailing Mobil Bag. I (Wash)
Written By test on Friday, June 5, 2015 | 2:16 AM
1. Wash
Syarat ideal dalam mencuci mobil adalah jangan mencuci dibawah terik matahari langsung. Mulailah mencuci dari bagian yang paling kotor, yaitu area kaki-kaki seperti velg, ban dan wheel arches, berguna agar kotoran yang ada di part kaki-kaki ini tidak terbawa ke bagian yang lebih bersih dan rawat baret (bodi). Peralatan yang umum digunakan adalah :
Bagian bawah mobil dan kaki - kaki
- High pressure steam (jika ada)
- Wheel cleaner atau all purpose cleaner
- Sikat gigi, sikat sepatu, sikat plastik dan sejenis, selain sikat gigi sikat lainnya dianjurkan yang memiliki pegangan agak panjang, memudahkan dalam hal menyikat area-area kolong
- Sponge
- Kuas, untuk finishing dgn cairan pengkilap ban
- Setelah disemprotkan merata, mulai semprotkan cairan pelumas kotoran seperti wheel cleaner atau all purpose cleaner lainnya (jika ada) agar kotoran-kotoran lumpur, aspal, dan lainnya mudah dibersihkan,
- Sikat dengan sikat sepatu atau sikat sabuk yang lembut ke seluruh area kaki-kaki
- Setelah bersih bilas kembali dengan steam.
- Setelah selesai membilas, mulai bersihkan dengan menggunakan sponge dan sampo mobil sesuai selera anda, ada berbagai macam merk sampo mobil mulai harga ratusan ribu sampai dengan puluhan ribu saja. Sebagian kalangan membedakan sampo mobil untuk bodi dan untuk kaki-kaki. untuk bodi menggunakan merk terkenal dan mahal, sedangkan untuk kaki-kaki cukup menggunakan sampo biasa atau bisa juga menggunakan air sabun saja. semua pilihan ada di tangan anda, sampo mobil yang mahal memang umumnya memberikan hasil yang berbeda pula, tapi ini tidak jaminan. tidak semua merk sampo mahal menghasilkan hasil yang lebih baik.
- Setelah dirasa cukup membersihkan dengan sponge dan sampo, bilas kembali dengan steam sampai bersih.
- ulangi jika ditemukan beberapa area yang belum bersih.
Bodi
Setelah area kaki-kaki bersih, kita baru menuju ke tahapan mencuci lainnya yaitu bodi. Mencuci
body teknik yang dianjurkan adalah mulai dari atas lalu ke bawah atau dari area yang bersih terlebih dahulu baru ke area yang kotor, hal ini bertujuan agar washmitt/sponge yang
dipakai tidak kotor duluan sehingga pada saat kita menyapukan washmitt atau sponge kotoran tidak ikut terbawa ke area yang lebih bersih yang dapat menyebabkan baret-baret halus (swirl). Peralatan yang digunakan untuk mencuci bodi adalah :
- High pressure steam, selang air
- Sampo mobil
- Ember 2 buah
- Washmitt/sponge
- Chamois (kanebo)/waffleweave drying towel
- Blower
Tahapan - tahapannya sebagai berikut :
- Keluarkan seluruh karpet yang ada di dalam mobil, tutp semua kaca mobil rapat - rapat.
- Mulai dengan menyemprotkan seluruh bodi mobil dengan high pressure steam atau jika tidak ada cukup menggunakan selang air saja, tujuannya untuk membilas bodi mobil dan membuang kototran halus/debu yang menempel.
- Foaming, yaitu dengan membaluti seluruh bagian mobil dengan sampo, untuk pencucian manual tahapan ini dilakukan dengan cara membaluti seluruh bagian bodi mobil dengan sampo menggunakan sponge.
- Setelah foaming, cuci seluruh bagian mobil dengan washmitt menggunakan metode dua ember (two buckets method) ini tujuannya supaya washmitt yang kotor dibilas di ember air bersih lalu masukin kembali ke ember air sabun dan lanjutkan pencucian ke bodi mobil, tujuannya agar washmitt tidak membawa kotoran bekas bilasan pertama yang bisa nimbulin baret di bodi mobil.
- Bilas kembali dengan air menggunakan high pressure steam atau selang
- Keringkan dengan chamois, jangan membiarkan bodi mobil basah terlalu lama apalagi dibawa terik matahari, hal ini dapat menimbulkan jamur air di bodi dan kaca mobil.
Ruang Mesin
Banyak orang yang lupa memperhatikan kondisi ruang mesin mobil mereka, sebagian besar dari mereka khawatir mencuci area mesin akan sangat berbahaya karena berpotensi pada konsleting dan mesin pincang sampai dengan mogok. Beberapa kasus memang ini ditemukan, akan tetapi hal tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan bagaimana mencuci area mesin dengan baik dan benar. Mesin adalah jantung dari mobil kita yang perlu diperhatikan kebersihannya. Kebersihan ruang mesin dapat mempengaruhi keawetan komponen-komponen di dalamnya. Adanya sisa oli di ruang mesin walau sedikit bisa membuat debu menempel yang kalau dibiarkan terlalu lama bisa merusak komponen seperti kabel-kabel, karet-karet, dan seal-seal. Debu yang terlalu banyak menempel juga membuat filter udara tidak awet karena debu selalu tersedot kedalamnya. Adapun peralatan yang dibutuhkan :
Banyak orang yang lupa memperhatikan kondisi ruang mesin mobil mereka, sebagian besar dari mereka khawatir mencuci area mesin akan sangat berbahaya karena berpotensi pada konsleting dan mesin pincang sampai dengan mogok. Beberapa kasus memang ini ditemukan, akan tetapi hal tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan bagaimana mencuci area mesin dengan baik dan benar. Mesin adalah jantung dari mobil kita yang perlu diperhatikan kebersihannya. Kebersihan ruang mesin dapat mempengaruhi keawetan komponen-komponen di dalamnya. Adanya sisa oli di ruang mesin walau sedikit bisa membuat debu menempel yang kalau dibiarkan terlalu lama bisa merusak komponen seperti kabel-kabel, karet-karet, dan seal-seal. Debu yang terlalu banyak menempel juga membuat filter udara tidak awet karena debu selalu tersedot kedalamnya. Adapun peralatan yang dibutuhkan :
- High pressure steam
- Sikat gigi, sikat sepatu, sikat plastik dan sejenis, selain sikat gigi sikat lainnya dianjurkan yang memiliki pegangan agak panjang, memudahkan dalam hal menyikat area-area kolong.
- Engine degreaser/Engine wax/metal polish/silicone (tergantung budget)
- Kantung plastik penutup
- Sampo mobil dan air sabun (jika dibutuhkan)
- Chamois, Microfiber towel
Kalau
kondisi ruang mesin udah bener-bener parah dengan oli bercampur debu
mau tidak mau kita harus membersihkan dengan metode ‘basah’, dengan kata
lain menyemprot ruang mesin dengan air.
Berikut tahapan dalam membersihkan area mesin :
- Sebelum memulai, komponen vital yang rawan terhadap air harus ditutup, seperti ECU, koil, sekitar busi, dan terminal aki. Pastikan pula mesin dalam keadaan dingin, jangan menyemprot mesin dengan air jika mesin panas.
- Jika sudah, kita sempot dengan air, lebih baik menggunakan yang bertekanan tinggi.
- Setelah disemprot air, bersihkan menggunakan sampo mobil. penggunaan air sabun colek untuk part-part tertentu mungkin efektif, karena air sabun ini cukup efektif untuk mengangkat sisa oli akan tetapi tidak disarankan menggunakan air sabun pada bagian bodi mobil sekita area mesin karena kandungannya tidak cukup "ramah" bagi cat mobil.
- Bersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau menggunakan sikat gigi atau sikat lainnya.
- Bersihkan bodi dan kap mobil bagian bawah yang ada spot jamurnya, untuk hal ini disarankan menggunak cairan penghilang jamur yang aman untuk cat mobil dan juga clear coat.
- Bilas kembali dengan high pressure steam lalu segera keringkan menggunakan lap chamois.
- Kemudian nyalakan mesin, panas mesin akan mengeringkan bagian-bagian yang sulit dilap sehingga mengurangi potensi munculnya karat. Matikan mesin setelah mesin panas dan sisa-sisa air mengering.
- Jika setelah dicuci tetap ada bekas-bekas oli, kita dapat membersihkan bekas-bekas oli tersebut menggunakan engine degreaser. Banyak merek yang tersedia di pasaran seperti Meguiar’s, Prestone, dsb. Jika tidak dapat menemukan engine degreaser, dapat menggunakan multi-purpose cleaner seperti KIT Multi-Purpose Cleaner (warna oranye). Semprotkan ke bagian yang masih terdapat bekas-bekas oli, bersihkan dengan kuas, dan dilap pakai lap katun bersih. Hati-hati menyemprotkan engine degreaser ke bagian plastik atau karet karena jika tidak langsung dibersihkan dapat membuat plastik atau karet tersebut cenderung lembek yang pada akhirnya getas. Salah satu trik untuk membersihkan bagian mesin yang terbuat dari metal, selain engine degreaser atau multi-purpose cleaner adalah menggunakan carburator cleaner. Carburator cleaner sangat efektif merontokkan sisa-sisa oli.
- Jika ruang mesin sudah bersih dari bekas-bekas oli, saatnya mengkilapkan. Saya menyarankan untuk menggunakan engine detailer seperti Meguiar’s, namun jika tidak ada, bisa menggunakan pembersih vinyl/dasbor seperti KIT. Engine detailer atau pembersih vinyl/interior digunakan untuk mengkilapkan bagian-bagian yang terbuat dari plastik dan karet. Bagian metal dapat digosok pakai metal polish, bisa menggunakan Meguiar’s Metal Polish, KIT Metal Polish, atau Autosol. Bagian bodi di dalam ruang mesin dapat kita wax.
Jika sudah bersih harus dirawat dong.
Perawatan sebaiknya dilakukan setiap habis menggunakan mobil, sama
frekuensinya seperti kita ngelap atau nyuci mobil kita, ruang mesin
harus selalu dicek kebersihannya. Tapi untuk sehari-hari tidak perlu
metode ‘basah’. Cukup bagian yang berdebu dibersihkan dengan kuas sambil
divakum menggunakan vacum cleaner. Mungkin cara ini dianggap aneh, tapi
cara ini sangat efektif membersihkan debu di ruang mesin (yang bebas
dari bekas-bekas oli). Jika bagian karet/plastik sudah tidak mengkilap,
ulangi kembali proses pengkilapan menggunakan engine detailer atau
pembersih vinyl/dasbor.
Jika ruang mesin selalu bersih, pasti komponen-komponen di dalam ruang mesin akan awet, dan jika mobil akan dijual, ruang mesin yang bersih akan menambah nilai mobil itu.
Jika ruang mesin selalu bersih, pasti komponen-komponen di dalam ruang mesin akan awet, dan jika mobil akan dijual, ruang mesin yang bersih akan menambah nilai mobil itu.
Interior
Alat yang digunakan dalam membersihkan interior mobil adalah :
- Sapu dan pengki kecil untuk mobil
- Kemoceng
- Vacum cleaner
- Cairan pembersih+pelindung dashboard (non sillicone)
- Chamois (kanebo) dan kain microfiber
- Sikat gigi halus
Tahapan - tahapannya sebagai berikut :
- Bersihkan debu dari area plafon, dashboard, door trim menggunakan kemoceng
- Sapu dan angkat kotoran di lantai kabin
- Untuk beberapa titik spot noda baik di plafond, dashboard dan area lainnya, gunakan sikat gigi dan cairan pembersih tergantung dimana spot noda berada. Untuk plafond dan jok mobil bisa menggunakan foam pembersih kulit sintetis, untuk dashboard gunakan cairan pembersih dashboard.
- Setelah noda hilang, keringkan dengan chamois lembab, lalu ulangi dengan chamois kering. minimalisir pelebaran area, usahakan aktifitas pembersihan di area yang diperlukan saja.
- Selesai membersihkan spot noda, lanjutkan dengan memvacum seluruh area interior mobil
- Selesai vacum, berihkan dan lindungi dashboard dengan cairan pembersih+pelindung dashboard menggunakan kain microfiber.
- Terakhir, masukkan kembali karpet yang tadi dibersihkan pada saat tahapan mencuci mobil.
Demikian seluruh tahapan pertama (wash) dalam Auto Detailing.
Labels:
Otomotif
3:29 AM
Prosedur Jumper Aki
Written By test on Friday, March 27, 2015 | 3:29 AM
Berikut adalah prosedur pada saat kita mengalami aki
drop/soak, sebelumnya kita perlu tahu indikasi aki kita drop yaitu pada saat
kita starter sudah tidak ada suara engine start sama sekali, hanya keluar suara
tek..tek dan biasanya diikuti dengan lampu penerangan yang ikut mati. Kalau aki
drop kita dapat meminta bantuan mobil teman atau tetangga untuk memancing (jump
start) dengan cara menggunakan kabel besar (booster cable).
Berikut adalah prosedur Jumper Start
1. Pastikan mobil
yang mogok tidak menyalakan apapun (lampu, AC, tape, dsb),
2. Hubungkan kabel
positif (+) ke terminal positif (+) accu yang soak.
3. Hubungkan kabel
positif (+) ke terminal positif (+) accu yang baik.
4. Hubungkan kabel
negatif (-) ke terminal negatif (-) accu yang baik.
5. Hubungkan kabel
negatif (-) ke body atau rangka jauh dari posisi accu.
6. Nyalakan mesin
mobil yang Accu-nya baik sekitar 30 detik
7. Nyalakan mesin
mobil yang Accu-nya soak.
8. Setelah mesin
sudah menyala, lepas hubungan kabel kebalikan dari langkah di atas.
Mengapa kabel negatif (-) dihubungkan ke body/frame mobil
yang accunya soak dan harus jauh dari accu itu sendiri? Hal ini disebabkan
karena accu yang soak mengeluarkan gas yang mudah terbakar, gas tersebut bisa
tersulut oleh kontak (percik api) ketika kabel negatif (-) dipasang dekat
dengan accu. Beberapa kejadian terjadi demikian hingga membakar wajah / anggota
tubuh akibat gas yang terbakar.
Semoga membantu.
Sumber : Saft
Labels:
Otomotif














