Latest Post
8:51 PM
Dalam kondisi lalu lintas
Jakarta yang selalu ramai, padat dan sering mengalami macet parah,
ditambah dengan keberadaan tempat parkir yang pada umumnya sempit dan
sangat padat berdesak-desakan, maka cat mobil baret karena senggolan
atau tersenggol sudah merupakan makanan sehari-hari. Kejadian ini
umumnya membuat sebagian dari warga memelas pasrah dan sisanya galau,
bila teringat beberapa aktifitas dan rencana-rencana mereka yang sudah
tersusun dengan baik menjadi terganggu sehubungan dengan kendaraan
andalan sehari-hari harus menginap dulu di body repair & painting shop.
Sedangkan lama tidaknya waktu pengerjaannya tergantung dari antriannya
(kadang bisa lebih dari 1 minggu). Gak worthed bingiits !
1. Mengenal susunan lapisan cat mobil.
2. Prinsip kerja menghilangkan baret pada body mobil, sbb:
Mengembalikan lapisan pelindung cat (dalam istilah dagang: Paint Protection / Paint Guard) yang terkikis saat proses scrubbing.
3. Jenis-jenis baret & Cara mengatasinya :
Kondisi baret pada body mobil ada bermacam-macam, dari yang ringan sampai yang kelas berat.
Baret sedang:
Baret berat:
Untuk material dasar dari plat besi dan plastik ABS, bisa langsung di touch up.
Baret parah :
Apabila baret yang terjadi sangat dalam, sehingga material dasar (plat besi atau plastik) mengalami kerusakan / cacat yang bisa terlihat dari jarak jauh. Baret tipe ini selain merusak seluruh lapisan cat (cat terkelupas), juga merusak material dasarnya.
Solusinya:
Untuk perbaikan baret parah ini, maka apa boleh buat, mobil Anda terpaksa harus segera dibawa ke body & painting shop langganan.
Source : otomotipsntricks.blogspot.com n kaskus.co.id
Tipe Baret Cat Mobil dan Cara Menghilangkannya
Written By test on Thursday, August 6, 2015 | 8:51 PM
1. Mengenal susunan lapisan cat mobil.
Seperti halnya kulit manusia, cat body mobil selain berguna untuk
mempecantik penampilan juga sebagai pelindung body mobil, terhadap
bahaya-bahaya dari luar, terutama karat. Untuk itu cat mobil
sengaja dibuat tersusun atas beberapa lapisan dengan fungsinya
masing-masing. Pada mobil-mobil masa kini, umumnya terdiri atas lapisan:
Base Coat, Top Coat, Clear Coat dan Paint Protection.
Keterangan:
Base Coat / Primer / Epoxy, merupakan media lapisan dasar yang mampu menghubungkan antara material dasar dengan Top Coat, karena sifat adhesive yang sangat baik terhadap bahan-bahan di atas.
Base Coat juga mampu mereduksi, bahkan menghilangkan sifat daya serap tinggi material dasar tertentu (misal: dempul acrylic dan fiber glass), terhadap bahan Top Coat. Adanya Base Coat ini, memungkinkan bahan plastik (selain ABS) dan non ferrous (selain besi) dapat di Top Coat dengan hasil memuaskan dan tidak mudah terkelupas. Karena memiliki sifat adhesive yang sangat baik, maka Base Coat juga berfungsi sebagai anti karat.
Top Coat / Top-paint Coat / Duco (trade mark), merupakan lapisan berikutnya yang memberikan unsur warna pada mobil, karena didalamnya terkandung pigmen warna. Clear Coat, merupakan lapisan yang berfungsi, selain untuk mengkilapkan mobil, juga untuk memblokir pigmen warna agar tidak mudah menguap oleh panas sinar matahari (terutama sinar UV dan Infra red), sehingga warna mobil lebih awet / tidak mudah luntur.
Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila mobil terlalu sering terjemur di bawah panas terik matahari. Hal ini akan terlihat jelas pada mobil-mobil bercat terang, misal; putih & silver metalik. Demikian pula, Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila sering dibersihkan dengan bahan pembersih yang mengandung minyak (misal; minyak tanah/ bensin). Untuk mengurangi kelemahan di atas, maka Clear Coat perlu dilapisi pelindung, yaitu lapisan Paint Protection (trade mark).
Paint Protection, merupakan lapisan pelindung bagi Clear Coat terhadap kerusakan dan oksidasi, akibat ganasnya sinar matahari, perubahan cuaca dan polutan lainnya, sehingga kilap dari cat mobil secara keseluruhan lebih awet. Karena lapisan-lapisan cat adalah sangat tipis, maka untuk mengukur ketebalannya digunakan satuan mikron, dimana 1 mikron = 0,001 mm (satu per seribu milimeter). Standart Internasional ketebalan lapisan cat :
Keterangan:
Base Coat / Primer / Epoxy, merupakan media lapisan dasar yang mampu menghubungkan antara material dasar dengan Top Coat, karena sifat adhesive yang sangat baik terhadap bahan-bahan di atas.
Base Coat juga mampu mereduksi, bahkan menghilangkan sifat daya serap tinggi material dasar tertentu (misal: dempul acrylic dan fiber glass), terhadap bahan Top Coat. Adanya Base Coat ini, memungkinkan bahan plastik (selain ABS) dan non ferrous (selain besi) dapat di Top Coat dengan hasil memuaskan dan tidak mudah terkelupas. Karena memiliki sifat adhesive yang sangat baik, maka Base Coat juga berfungsi sebagai anti karat.
Top Coat / Top-paint Coat / Duco (trade mark), merupakan lapisan berikutnya yang memberikan unsur warna pada mobil, karena didalamnya terkandung pigmen warna. Clear Coat, merupakan lapisan yang berfungsi, selain untuk mengkilapkan mobil, juga untuk memblokir pigmen warna agar tidak mudah menguap oleh panas sinar matahari (terutama sinar UV dan Infra red), sehingga warna mobil lebih awet / tidak mudah luntur.
Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila mobil terlalu sering terjemur di bawah panas terik matahari. Hal ini akan terlihat jelas pada mobil-mobil bercat terang, misal; putih & silver metalik. Demikian pula, Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila sering dibersihkan dengan bahan pembersih yang mengandung minyak (misal; minyak tanah/ bensin). Untuk mengurangi kelemahan di atas, maka Clear Coat perlu dilapisi pelindung, yaitu lapisan Paint Protection (trade mark).
Paint Protection, merupakan lapisan pelindung bagi Clear Coat terhadap kerusakan dan oksidasi, akibat ganasnya sinar matahari, perubahan cuaca dan polutan lainnya, sehingga kilap dari cat mobil secara keseluruhan lebih awet. Karena lapisan-lapisan cat adalah sangat tipis, maka untuk mengukur ketebalannya digunakan satuan mikron, dimana 1 mikron = 0,001 mm (satu per seribu milimeter). Standart Internasional ketebalan lapisan cat :
- Base Coat: 55 s/d 65 mikron.
- Top Coat: 35 s/d 45 mikron.
- Clear Coat: 40 s/d 45 mikron.
- Paint Protection: max. 30 mikron.
Sebagai gambaran, ketebalan selembar kertas HVS 70 gram adalah: 50 mikron.
2. Prinsip kerja menghilangkan baret pada body mobil, sbb:
Mengidentifikasi jenis baret.
Menipiskan
dan menghilangkan bekas baret (scrubbing) sampai lenyap dari pandangan,
tanpa merusak lapisan-lapisan cat, terutama lapisan base coat.
Bila lapisan base coat terkelupas, sehingga bahan
dasarnya terekspose keluar dan masih dalam area yang kecil (maksimal 1),
maka dapat dilakukan proses touch up.
Untuk area yang lebih luas, hasil dari proses
touch up kurang efektif. Lebih baik dicat setempat (istilah awam di-sol) pada
tukang ahlinya.
Mengembalikan lapisan pelindung cat (dalam istilah dagang: Paint Protection / Paint Guard) yang terkikis saat proses scrubbing.
3. Jenis-jenis baret & Cara mengatasinya :
Kondisi baret pada body mobil ada bermacam-macam, dari yang ringan sampai yang kelas berat.
Kondisi tempat kerja yang dibutuhkan, terang benderang dan bebas debu berterbangan.
Peralatan dan obat yang dibutuhkan dan dipakai untuk menghilangkan baret, adalah sbb.: lap katun bersih, Autosol, obat poles Super Hard Shell ex Turtle Wax atau pakai produk Carlack juga bisa, touch up paint, dempul besi, amplas besi C1000.
Autosol, yang berbentuk pasta seperti
odol, sebenarnya obat ajaib khusus yang paling bagus untuk memulihkan
kilap barang-barang berlapis Chrom yang sudah kusam akibat kerak kotoran
(berwarna kecoklatan) dan goresan-goresan halus, dengan hasil sangat
memuaskan. Karena obat ini sudah lama tersohor namanya, jadi sangat
mudah didapatkan di bengkel-bengkel mobil / motor, hypermarket,
supermarket, bahkan di mini market.
WARNING! Lapisan Chrom sangat tidak tahan terhadap cairan yang bersifat asam, bila terlalu sering dibersihkan dengan cairan yang bersifat asam, maka kilapnya akan memudar dan lapisannya makin menipis, sehingga akhirnya timbul karat seperti akar-akar halus, yang berasal dari karat lapisan tembaga yang ada di bawahnya. Agar tidak menyesal nantinya, maka sebisa mungkin hindari obat pengkilap Chrom dalam bentuk cair.Autosol memiliki butiran nano scrub yang lebih kasar, dibandingkan Glass Scrub. Meskipun demikian Autosol tidak cocok untuk menghilangkan jamur kaca mengingat daya kikisnya yang lebih kuat. Karena mengandung minyak (oil base), maka obat ini juga tidak cocok untuk membersihkan kaca mika bening lampu-lampu mobil dari baret / kerak kotoran lain. Minyak dapat menyebabkan mika bening menjadi kekuning-kuningan s/d buram. Autosol disini digunakan untuk menyamarkan / menghilangkan bekas goresan pada cat secara halus (dapat mengikis super tipis) dengan hasil super, sehingga aman digunakan pada lapisan-lapisan cat yang notabene juga sangat tipis, setipis kertas!
WARNING! Lapisan Chrom sangat tidak tahan terhadap cairan yang bersifat asam, bila terlalu sering dibersihkan dengan cairan yang bersifat asam, maka kilapnya akan memudar dan lapisannya makin menipis, sehingga akhirnya timbul karat seperti akar-akar halus, yang berasal dari karat lapisan tembaga yang ada di bawahnya. Agar tidak menyesal nantinya, maka sebisa mungkin hindari obat pengkilap Chrom dalam bentuk cair.Autosol memiliki butiran nano scrub yang lebih kasar, dibandingkan Glass Scrub. Meskipun demikian Autosol tidak cocok untuk menghilangkan jamur kaca mengingat daya kikisnya yang lebih kuat. Karena mengandung minyak (oil base), maka obat ini juga tidak cocok untuk membersihkan kaca mika bening lampu-lampu mobil dari baret / kerak kotoran lain. Minyak dapat menyebabkan mika bening menjadi kekuning-kuningan s/d buram. Autosol disini digunakan untuk menyamarkan / menghilangkan bekas goresan pada cat secara halus (dapat mengikis super tipis) dengan hasil super, sehingga aman digunakan pada lapisan-lapisan cat yang notabene juga sangat tipis, setipis kertas!
Baret ringan:
Apabila baret yang terjadi sangat tipis dan kadang tersisa cat berwarna
lain, milik kendaraan / benda yang tersenggol, yang ikut tertinggal /
membekas. Baret tipis bisa karena gesekan ringan dengan kuku jari atau
benda keras dan tajam lain. Luka baret ini hanya mencapai lapisan paint protection s/d clear coat.
Solusi:
Haluskan bagian yang baret dengan Autosol sampai bekas goresan hilang.
Poles dengan Super Hard Shell, keluaran Turtle Wax. Poles cukup dikerjakan dengan tangan.
Lakukan proses lapping, dengan tangan juga.
Selesai.
Baret sedang:
Apabila baret yang terjadi agak dalam, sehingga bisa terlihat dari jarak
agak jauh. Baret sedang bisa terjadi karena gesekan agak keras dengan
benda / kendaraan lain. Luka baret ini sudah mencapai lapisan top coat (warna cat masih nampak jelas, tapi buram), sehingga ada kemungkinan tergerus sedikit / tipis.
Solusi:
Haluskan bagian yang baret dengan Autosol, sampai terasa agak
rata. Penggosokan ini harus dilakukan hati-hati jangan sampai lapisan
tipis top coat yang tersisa menjadi semakin tipis, hampir transparant.
Kalau hal ini sudah terlanjur terjadi, maka harus dilakukan touch up.
Poles dengan Super Hard Shell, keluaran Turtle Wax. Poles cukup dikerjakan dengan tangan.
Lakukan proses lapping, dengan tangan juga.Selesai.
Baret berat:
Apabila baret yang
terjadi cukup dalam, sehingga material dasar (plat besi atau plastik)
bisa terlihat dari jarak jauh. Luka baret ini sudah merusak seluruh
lapisan cat, sehingga cat terlihat seperti terkelupas / tergerus dari
material dasarnya.
Solusi:
Haluskan bagian yang baret dengan kertas gosok halus no. 1,000
atau Autosol, sampai terasa agak rata.
Penggosokan ini harus dilakukan hati-hati jangan sampai plat atau
plastik cacat / bergelombang akibat gosokan yang terlalu bersemangat.
Lakukan proses touch up dengan cat yang sama warna dan type (biasanya dari cat contoh yang diberikan oleh pihak dealer pada saat
serah terima mobil baru yang Anda beli). Bila tidak ada, maka terpaksa
mencari cat touch up khusus. yang bisa dibeli di toko ACE Hardware
terdekat.
Untuk material dasar dari plat besi dan plastik ABS, bisa langsung di touch up.
Untuk material dasar bukan dari besi (misal: aluminium) dan plastik non ABS, sebelumnya harus di
dempul tipis dengan epoxy terlebih dulu, agar cat touch up bisa melekat dengan baik. Ketika dempul sudah kering. baru bisa digosok halus tipis-tipis. Setelah itu bisa di touch up.
Tunggu cat hingga benar-benar kering.
Haluskan cat dengan Autosol secara hati-hati sampai benar-benar rata.
Bersihkan sisa Autosol sampai tuntas.
Poles dengan Super Hard Shell ex Turtle Wax. Polesan cukup dikerjakan dengan tangan.
Lakukan proses lapping, dengan tangan juga.
Selesai.
Baret parah :
Apabila baret yang terjadi sangat dalam, sehingga material dasar (plat besi atau plastik) mengalami kerusakan / cacat yang bisa terlihat dari jarak jauh. Baret tipe ini selain merusak seluruh lapisan cat (cat terkelupas), juga merusak material dasarnya.
Solusinya:
Untuk perbaikan baret parah ini, maka apa boleh buat, mobil Anda terpaksa harus segera dibawa ke body & painting shop langganan.
Source : otomotipsntricks.blogspot.com n kaskus.co.id
Labels:
Otomotif
7:31 PM
Berangkat dari Susukan, Boja sekitar jam 06.30 Wib langsung menuju ke Jogja melalui jaur pintas semowono Bandungan - Bedono - Magelang. Sesampainya di Jl. Raya Magelang - Jogja kita mampir sejenak di rumah makan bebek goreng kremes favorit keluarga sejak dulu, tepatnya di
kabupaten Muntilan setelah jembatan kembar sebelah kiri akan kita temukan rumah makan spesial ayam goreng dan bebek kremes Ny. Daryanti, keluarga besar makan di sini mulai dari gubuk, duduk lesehan, disinggahi truk - truk, dengan kapasitas tempat terbatas sampai saat ini tempatnya sudah bagus dengan bangunan permanen dan tempat lesehan yang nyaman ditambah latar belakang persawahan. Beroperasi mulai jam 09.00 - 23.00 WIB, rumah makan ini selalu ramai dikunjungi pelanggan setianya. Saya sampai Jam 9 kurang
15 menit, tepat sesaat warung makan sedang persiapan untuk buka, setelah menunggu beberapa lama hidangan bebek kremes datang, tidak ada yg
berubah dari rasanya, tetap nikmat dan luar biasa. Untuk lidah kita dengan kelas harga
20rban per porsi, ini sajian bebek ternikmat yg pernah ada ditemani dengan sambel ijo khasnya.
Road to Pantai Kukup, Indrayanti dan Ngelambar Gunung Kidul, Jogja
Written By test on Friday, July 24, 2015 | 7:31 PM
Kurang lebih 1 jam bersantap bebek kremes sembari bernolstalgia, sekitar jam 10 kami lanjut
perjalanan menuju area Jogja dan lanjut ke Wonosari, Gunung Kidul, tempat di mana pantai-pantai
tersembunyi di laut selatan Jogja berada. Sesampainya di per4an ring
road jombor kta langsung ambil kiri, setelah di ring road ketemu per4an ke
tiga (arah UNY) belok kanan, disini kita melintasi kota jogja sebentar, tetus
saja sampai dengan mentok ketemu pertigaan kita ambil kiri arah Ambarukmo Plaza atau arah Klaten/Solo. ketemu per4an ring road kita ambil kanan arah
wonosari, terus saja sekitar bbrp km kita akan temukan per4an pertama lalu
ambil kiri arah wonosari ikuti saja terus jalan tersebut, sepanjang jalan banyak petunjuk menuju arah ke pantai (tidak perlu melewati jalan-jalan perlintasan ke pantai Indrayanti karena jalur utama cukup bagus, kecuali memang kita terburu-buru). Sepanjang perjalanan kita akan manaiki
bukit lalu turun kembali dan disinilah garis pantai selatan mulai terlihat.
perjalanan dr kota Jogja lumayan memakan waktu, kurang lbh 2jam untuk
sampai ke pinyu masuk retribusi area pantai selatan Gunung Kidul. Setelah pintu retribusi ada persimpangan pertama menuju arah pantai, kekanan arah Pantai Baron dan ke kiri arah Kukup dan lain2, Bagi yang ingin melihat Baron terlebih dahulu mungkin bisa ambil kanan sejenak lalu baru menuju ke Kukup dan pantai-pantai indah lainnya.
Sampai di pantai Kukup sekitar jam1 siang, pantai ini cukup ramai dan aksesnyapun cukup
mudah, sepanjang akses ke pantai ditemukan pasar - pasar menjual aksesoris,
pakaian, dan makanan. hindari hewan ubur2 selama bermain di pantai
selatan jogja, krn
bisa membuat iritasi dan bengkak.
Setelah dari Kukup kami langsung memilih pantai berikutnya yaitu Pantai Indrayanti, butuh jarak 7km untuk sampai ke pantai ini dari Kukup. Indrayanti merupakan salah satu pantai yang cukup terkenal di area garis pantai selatan Gunung Kidul ini, panjangnya garis pantai dan infrastruktur pendukung yang sudah lumayan lengkap membuat pengunjung senang berkunjung di pantai ini.Pengunjung bisa menyantap seafood di pinggir pantai, garis pantainyapun panjang, sehingga menyenangkan untuk bermain-main.
Dari Pantai Indrayanti kami menuju pantai berikutnya yag menurut informasi juga pantai yang cukup indah, setelah istirahat dan sholat, kami langsung menuju ke pantai Ngelambor. Pantai Ngelambor searah dengan pantai Siung, Jarak Indrayanti - Ngelambor kurang lebih 14km, lumayan jauh dengan elevasi naik turun dan luasan jalan yang pas-pasan, untungnya kondisi jalan sudah halus. Ngelambor baru dibuka per April 2015, sesampainya di pantai ini hari sudah cukup sore, meunjukkan sekitar 16.30 WIB, kondisi parkiran masih ramai. Dari parkiran mobil menuju ke pantai kurang lebih 1km dengan kondisi jalan yang masih bebatuan, bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan ojek motor. Sekedar saran, sebaiknya menggunakan ojek motor dengan biaya PP 10rb sudah lumayan menghemat waktu dan tenaga.
Di pantai ini terdapat fasilitas snorkeling, melihat terumbu karang dan hewan-hewan laut yang ada, dihiasi dengan tebing-tebing di sekitar pantai, khas sekali pantai selatan Jogja. Garis pantai di Ngelambor tidak panjang, lebih tepatnya seperti area yang tersembunyi, dan masih sangat alami, karena pantai ini baru saja ditemukan, sehingga fasilitasnyapun masih kurang memadai. Belum ada penerangan PLN di sini, masyarakat lokal masih mengandalkan aki motor/mobil dan lampu LED untuk penerangan malam. Semoga dalam waktu yang tidak lama lagi, akses jalan sudah bisa segera diaspal/beton dan listrik sudah masuk area ini, sehingga bisa meningkatkan sarana dan pra sarana yang ada di sekitar pantai ini, sehingga wisatawan bisa datang lebih banyak lagi.
Sampai dengan azan maghrib kita selesai menikmati keindahan pantai ini dan lanjut kembali ke Jogja dengan rute kembali sedikit ke arah Indrayanti ketemu persimpangan 3 antara kembali ke jalur pantai selatan atau langsung ke Jogja/Solo, kita ambil ke arah Jogja/Solo. Perjalanan dari sini cukup memakan waktu karena di sore hari merupakan jam-jam padat wisatawan kembali ke Jogja, sehingga macet sudah tidak terhindarkan lagi. Singkat cerita, kami butuh waktu 3 jam untuk sampai kembali ke kota Jogja. Sebelum cek in di hotel yang terletak di Jl. Sagan (belakang Galeria) kami mampir ke salah satu gudeg terkenal di Jogja, Gudeg Sagan. Lokasi yang megah membuat tempat makan ini mudah dikenali, saya makan di tempat ini mulai dari rumah biasa, lagi dibangun sampai dengan kondisi seperti sekarang ini.
Demikian perjalanan panjang untuk menemukan pantai-pantai tersembunyi Jogja yang sudah mulai kesohor itu dan yang terpenting adalah kita sudah menimatinya keindahan ciptaan-Nya.yhw
Dari Pantai Indrayanti kami menuju pantai berikutnya yag menurut informasi juga pantai yang cukup indah, setelah istirahat dan sholat, kami langsung menuju ke pantai Ngelambor. Pantai Ngelambor searah dengan pantai Siung, Jarak Indrayanti - Ngelambor kurang lebih 14km, lumayan jauh dengan elevasi naik turun dan luasan jalan yang pas-pasan, untungnya kondisi jalan sudah halus. Ngelambor baru dibuka per April 2015, sesampainya di pantai ini hari sudah cukup sore, meunjukkan sekitar 16.30 WIB, kondisi parkiran masih ramai. Dari parkiran mobil menuju ke pantai kurang lebih 1km dengan kondisi jalan yang masih bebatuan, bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan ojek motor. Sekedar saran, sebaiknya menggunakan ojek motor dengan biaya PP 10rb sudah lumayan menghemat waktu dan tenaga.
Di pantai ini terdapat fasilitas snorkeling, melihat terumbu karang dan hewan-hewan laut yang ada, dihiasi dengan tebing-tebing di sekitar pantai, khas sekali pantai selatan Jogja. Garis pantai di Ngelambor tidak panjang, lebih tepatnya seperti area yang tersembunyi, dan masih sangat alami, karena pantai ini baru saja ditemukan, sehingga fasilitasnyapun masih kurang memadai. Belum ada penerangan PLN di sini, masyarakat lokal masih mengandalkan aki motor/mobil dan lampu LED untuk penerangan malam. Semoga dalam waktu yang tidak lama lagi, akses jalan sudah bisa segera diaspal/beton dan listrik sudah masuk area ini, sehingga bisa meningkatkan sarana dan pra sarana yang ada di sekitar pantai ini, sehingga wisatawan bisa datang lebih banyak lagi.
Sampai dengan azan maghrib kita selesai menikmati keindahan pantai ini dan lanjut kembali ke Jogja dengan rute kembali sedikit ke arah Indrayanti ketemu persimpangan 3 antara kembali ke jalur pantai selatan atau langsung ke Jogja/Solo, kita ambil ke arah Jogja/Solo. Perjalanan dari sini cukup memakan waktu karena di sore hari merupakan jam-jam padat wisatawan kembali ke Jogja, sehingga macet sudah tidak terhindarkan lagi. Singkat cerita, kami butuh waktu 3 jam untuk sampai kembali ke kota Jogja. Sebelum cek in di hotel yang terletak di Jl. Sagan (belakang Galeria) kami mampir ke salah satu gudeg terkenal di Jogja, Gudeg Sagan. Lokasi yang megah membuat tempat makan ini mudah dikenali, saya makan di tempat ini mulai dari rumah biasa, lagi dibangun sampai dengan kondisi seperti sekarang ini.
Demikian perjalanan panjang untuk menemukan pantai-pantai tersembunyi Jogja yang sudah mulai kesohor itu dan yang terpenting adalah kita sudah menimatinya keindahan ciptaan-Nya.yhw
Labels:
Travelling
5:20 PM
Berangkat dari Boja Kendal sekitar Jam 07.00 dari rumah menuju pantai Bandengan dengan ukuran bus
medium sponsor by Gumara Transport (mayan gratis), sekitar jam 08.30 sampai di pertigaan Demak-Kudus, dari sini perkiraan 2 jaman lg sudah sampai di pantai Bandengan, Jepara.
Road to Pantai Bandengan Jepara
Written By test on Tuesday, July 21, 2015 | 5:20 PM
Bus masuk ke lokasi wisata dan parkir sekitar jam 11, lanjut sekeluarga cari spot buat bersantai. Setelah menemukan titik yang nyaman untuk gelar tikar dan meletakkan semua barang bawaan, kita bisa lanjut menikmati pantai Bandengan atau memilih beberapa
rekreasi hiburan yg diinginkan, setelah bersantai sejenak pilihan rekreasi pertama yg dipilih adalah menyeberang ke pulau Panjang.
Tarif menyeberang ke pulau Panjang
Rp. 15.000/orang dgn waktu tempuh sekitar 20 menit, pulau Panjang juga bisa diakses dari pantai
kartini dgn tarif yg sama akan tetapi dengan waktu tempuh 2x lamanya dari waktu tempuh
Pantai Bandengan. Sesampainya di pulau Panjang tdk banyak hiburan yg didapat kecuali keindahan
pantai dengan pasir putih, ombak tenang dan laut yang hijau biru yg indah. Saat tiba di pualu ini air laut sedang pasang, sehingga banyak garis pantai yang tenggelam, tapi spot-spot pantai yang indah masih bisa kita temukan. puas berkeliling di pulau panjang kita kembali ke
bandengan denga kapal perahu yang sama tapi sudah tidak perlu membayar, karena tarip Rp. 15.000 di atas sudah PP.
Kembali ke pantai Bandengan kita bisa kembali menikmati rekreasi lainya di sini mulai untuk anak-anak sampai dewasa. Untuk remaja dan dewasa saya memilih rekreasi banana boat, dengan biaya sebesar Rp. 50rb/orang maka rekreasi ini wajib dicoba, adrenalin lumayan di "rush" di permainan ini, pilihan tempat duduk juga menjadi penentu adrenalin kita, paling depan paling merasakan sensasi pada saat bana boat ditarik oleh speed boat, tapi paling depan dalam hal terkena percikan air laut yang cukup membuat mata pedih, sedangkan belakang paling aman tapi pada saat "dijatuhkan" paling merasakan sensasi terlemparnya, lama permainan yaitu 2x putaran dgn 2x jatuh.
Kembali ke pantai Bandengan kita bisa kembali menikmati rekreasi lainya di sini mulai untuk anak-anak sampai dewasa. Untuk remaja dan dewasa saya memilih rekreasi banana boat, dengan biaya sebesar Rp. 50rb/orang maka rekreasi ini wajib dicoba, adrenalin lumayan di "rush" di permainan ini, pilihan tempat duduk juga menjadi penentu adrenalin kita, paling depan paling merasakan sensasi pada saat bana boat ditarik oleh speed boat, tapi paling depan dalam hal terkena percikan air laut yang cukup membuat mata pedih, sedangkan belakang paling aman tapi pada saat "dijatuhkan" paling merasakan sensasi terlemparnya, lama permainan yaitu 2x putaran dgn 2x jatuh.
Puas bermain dan membersihkan diri kita segera memutuskan untuk meninggalkan lokasi wisata pantai Bandengan dan kembali ke Semarang, Boja sekitar pukul 15.30 wib kita meluncur., sempat berhenti sholat di area Demak, lalu lanjut makan di tempat makan Mbok Berek sekitar jam 19.30 wib. Selesai makan kita lanjut kembali pulang ke rumah di Boja Kendal sekitar 1,5 jam dengan menggunakan bus, klo mobil pribadi bisa ditempuh dgn waktu maksimal 1 jam saja.
Demikian perjalanan ke Pantai Bandengan, cukup puas dengan spot foto yang didapat dan permainan banana boatnya, ke pantai kalau ga basah, bilas mandi dan ganti pakaian rasanya kurang afdol :).
Labels:
Travelling
11:36 PM
Tahapan Detailing Mobil Bag. V (Tyre Dressing)
Written By test on Sunday, June 28, 2015 | 11:36 PM
5. Tyre dressing
Tujuannya adalah mencegah ban dari browning effect atau menjadi coklat dan memudar kehitamannya. diantara semua proses yang dilakukan tadi, apabila tahapan ini tidak dilakukan tentu akan sangat terlihat kurang sedap dipandang, maka dari itu walaupun bukan tahapan detailing perbaikan atau perawatan cat mobil tapi proses ini bisa menyempurnakan semua tahapan detailing sebelumnya, paling tidak untuk eksterior, tahapan ini juga sekaligus bikin image mobil keliatan bersih dan terawat.
Peralatan:
a. Tyre dressing (pasta, water, oil based)
b. Applicator pad (kuas, foam, kain, etc)
Peralatan:
a. Tyre dressing (pasta, water, oil based)
b. Applicator pad (kuas, foam, kain, etc)
Sempurnalah semua proses detailing, jika tahapan semua sudah dilakukan maka selanjutnya tinggal melakukan maintenance rutin, semakin disayang maka cat mobil kita juga semakin awet umurnya.
Selamat mencoba..!
Labels:
Otomotif
11:21 PM
Tahapan selanjutnya adalah waxing, ini adalah tahapan yang paling disukai sama semua orang. tujuan waxing adalah memberikan lapisan tipis pada mobil supaya terlindung dari debu, air, kotoran, dll. selain itu wax juga akan memberikan finishing look yang beda pada tiap mobil. faktornya disebabkan oleh beberapa hal, antara lain : warna cat, karakter wax, curing time, dll.
Source : http://www.modifikasi.com
Tahapan Detailing Mobil Bag. IV (Wax and QD)
4. Wax/Sealant
Tahapan selanjutnya adalah waxing, ini adalah tahapan yang paling disukai sama semua orang. tujuan waxing adalah memberikan lapisan tipis pada mobil supaya terlindung dari debu, air, kotoran, dll. selain itu wax juga akan memberikan finishing look yang beda pada tiap mobil. faktornya disebabkan oleh beberapa hal, antara lain : warna cat, karakter wax, curing time, dll.
Cara aplikasi wax adalah :
- Gunakan polisher + applicator pad, lalu tuang 2-3 tetes wax/sealant (kalau liquid)
- applikasikan pada seluruh permukaan cat secara bertahap atau dikenal dengan metode panel to panel secara merata.aplikasi lakukan bisa dengan gerakan vertikal dan horizontal asalkan dalam tiap perpidahan aplicator pad selalu dalam posisi overlap dgn bagian yang sdh dilewati sebelumnya.
- Setelah semua rata dan tidak ada lagi tersisa wax di bagian cat, langsung lap dengan kain microfiber atau tergantung dari panduan yang diberikan oleh masing-masing obat wax.
- Protection dan Maintenance dengan quick detailer wax water based seminggu 1-2 kali.
Hasil wax/sealant itu biasanya antara wet look, deep look, glassy atau
warm, tergantung karakter catnya (solid, metallic, xyrallic atau
pearlescent). Sealant itu biasanya punya durability lebih tinggi
daripada wax karena sifatnya yang all chemical. kalo wax itu mengandung
bahan organik, seperti carnauba. jadi jika kondisi mobil anda baru atau kondisi cat mobil anda masih tergolong baik, maka anda hanya perlu melakukan 3 tahapan penting ini :
- Washing (mencuci),
- Claying dan
- Protection (sealant dan atau wax)
Peralatan:
a. Obat wax/sealant
b. Polisher + aplicator pad
c. DA machine (optional)
d. Microfiber towel
a. Obat wax/sealant
b. Polisher + aplicator pad
c. DA machine (optional)
d. Microfiber towel
Source : http://www.modifikasi.com
Labels:
Otomotif
10:10 PM
Source : http://clay4car.blogspot.com/
Tahapan Detailing Mobil Bag. III (Compound & Polish)
3. Compound and Polish
Pada tahapan ini Detailing yang dilakukan adalah tahapan correction dimana ada sifat memperbaiki kerusakan.
Jadi bukan bagian dari kegiatan perawatan atau merawat. Poles/
polishing/ detailing idealnya hanya dilakukan satu atau dua tahun sekali dalam
kondisi normal. Detailing dengan standard mutu bahan yang baik dan peralatan
yang benar menyebabkan biaya yang cukup tinggi, apalagi kalau harus dilakukan
berulang-ulang. Belum lagi ada beberapa langkah yang bersifat abrasif dan agresif terhadap
lapisan cat. Selain itu detailing adalah pekerjaan seni dan sesuai namanya (detailing), ini harus
dikerjakan dengan detil dan teliti sehingga akan membutuhkan
waktu agak lama dalam prosesnya. Satu bidang pada mobil dengan bidang lainya
belum tentu sama penangannya. Perlu diperhatikan ketebalan cat, kedalaman baret
dan lain-lain termasuk pemilihan bahan atau chemical yang aman untuk kendaran
dan juga pekerjanya.
Adapun caranya adalah sebagai berikut :
- Hal pertama yang dilakukan adalah pastikan terlebih dahulu kondisi cat mobil anda, apakah termasuk bad paint, moderate atau good paint.
- Kenali tipe kerusakan cat pada bodi mobil anda, apakah termasuk swirl ringan, sedang atau parah dan juga kenali kedalaman dari swirl tersebut.
- Jika kondisi cat mobil sudah parah maka perlu dilakukan wet sanding dan compound terlebih dahulu. Compound juga ada tingkatannya sendiri, sesuai dengan daya abbrasivenya, dikenal dengan compound putih, kuning dan merah. Lakukan wet sanding secara perlahan pada area yang diperlukan, setelah semua goresan parah sudah tersanding, oleskan dengan compound disekitar area sanding tersebut sampai merata, setelah selesai bilas dan keringkan area perbaikan. Setelah selesai maka bisa dilakukan proses polishing dan wax untuk mengembalikan kilap cat.
- Polish bisa dilakukan dengan menggunakan tangan atau mesin Dual Action Polisher atau sering disebut mesin DA. Menggunakan tangan umumnya akan sangat capek, hasil maksimal dari tahapan ini adalah terletak dari kecepatan putaran yang konsisten. Jika menggunakan tangan maka lama kelamaan apabila sudah kelelahan, kecepatan akan menurun dan ini justru menyebabkan chemichal polish tertinggal dipermukaan cat. Menggunakan tangan masih dimungkinkan tapi perlu strategi yang bertahap, dalam satu waktu kita tidak bisa menyelesaikan semua panel mobil, berhenti apabila dirasa kecepatan memutar tangan sudah tidak konsisten.
- Oleskan obat polish pada polishing pad mesin DA sekitar 3-4 tetes, aplikasikan secara perlahan terlebih dahulu ke bagian bodi mobil yang ingin dipoles, setelah semua rata baru sedikit agak (ingat sedikit saja) ditekan sambil terus diputar secara merata ke semua bagian yang dibutuhkan. kerjakan ini secara bertahap per bagian - bagian kecil, jangan terlalu lebar karena akan membuat obat poles sudah mengering sebelum kita menggapai ke bagian tersebut.
- Setelah selesai, cek swirl/scrath pada bodi mobil menggunakan lampu LED, apakah masih ada atau sudah hilang, jika masih ada kita bisa mengulangi tahapan tersebut maksimal 2-3 kali sampai kondisi cat sesuai keinginan kita, jika sudah hilang siwrl dan scratchnya maka lap seluruh bagian yang kita perbaiki tersebut dengan kain microfiber.
Hasil
yang harus dicapai dari auto detailing ialah permukaan exterior yang
kondisinya
sempurna seperti mobil baru. Tidak hanya sekedar mengkilat dalam
hitungan hari
saja. Maka saya bisa maklum kalau harga jasa detailing cukup tinggi,
tidak
hanya faktor harga bahan baku yang mempengaruhi, lama waktu yang
dibutuhkan dan faktor kesabaran dan ketelitian adalah faktor-faktor yang
patut dihargai.
Peralatan :
a. Obat polish
b. Hand buffing pad
c. DA machine + polishing pad
d. Microfiber towel
Jadi poleslah mobil anda sekali atau dua tahun sekali dan rawatlah hasil poles
tersebut secara berkala dengan baik dan benar. Tidak disarankan polish mobil lebih dari 2x setahun karena sifatnya yang abbrasive dapat mengangkat lapisan terluat dari cat mobil, 1 atau 2 kali dalam setahun sudah cukup. Perlu diperhatikan juga bahwa
faktor utama penyebab kerusakan pada permukaan cat mobil ialah justru terjadi
pada saat kita merawatnya, terutama pada saat mencuci dan mengeringkan dengan
bahan, penggunaan peralatan yang kurang tepat.
|
a. Obat polish
b. Hand buffing pad
c. DA machine + polishing pad
d. Microfiber towel
Source : http://clay4car.blogspot.com/
Labels:
Otomotif
9:36 PM
Tahapan Detailing Mobil Bag. II (Clay)
2. Clay
| Melanjutkan pembahasan di postingan sebelumnya Tahapan Detailing Mobil Bag. I, tahapan selanjutnya dalam proses detailing mobil setelah proses pencucian (wash) sudah dilakukan adalah Claying. Apa itu Claying?? | |
Clay disini bukanlah tanah liat dalam arti sesungguhnya. Di sebut clay karena sifatnya yang lembek bisa
dibentuk-bentuk seperti tanah liat atau lilin mainan anak-anak. Claying ialah kegiatan membersihkan
permukaan dengan menggunakan clay. Clay sebagai
"built in applicator" yaitu sebuah alat bantu atau media yang digunakan
untuk mengangkat
kontaminasi kotoran yang melekat kuat di permukaan cat mobil yang tidak
bisa dihilangkan melalui proses mencuci dan bahkan jika hanya dengan
wax. Clay bisa di aplikasikan juga pada
permukaan halus lainnya seperti kaca, logam/metal (velg, bumper,dll).
Kontaminasi
kotoran yang melekat
kuat ini kadang tidak terlihat oleh mata, tapi bisa dengan jelas di
rasa
dengan diraba menggunakan telapak tangan. Akan terasa kasar dan
terdengar bunyi
gesekan pada area yang terkontaminasi. Clay efektif membersihkan
kontaminasi atau
kotoran cipratan aspal dan debu rem yang biasanya terdapat di bagian
fender, pintu dan bember di belakang roda. Selain itu bisa juga untuk
membersihkan overspray vernish dan cat. Kontaminasi-kontaminasi
tersebut
akan hilang setelah di clay. Permukaan akan kembali halus sepeperti
kaca dan tidak terdengar bunyi gesekan saat diraba. Dengan kondisi
demikian
maka mobil akan lebih siap kondisinya bila ingin dilanjutkan dengan
poles/polishing untuk menghilangkan atau memperbaiki kerusakan ringan
seperti baret-baret dan swirl marks. atau jika ingin langsung di wax
atau
sealant sebagai proteksi juga boleh.
Perlu diketahui bahwa clay bukan sebagai obat poles untuk menghilangkan
baret-baret atau noda air yang mengoksidasi (jamur air biasanya kita sebut).
Clay posisinya sebagai pembersih yang akan menyempurnakan hasil mencuci
dan sebagai persiapan untuk menyempurnakan langkah polishing dan protection dan
atau sebagai salah satu cara untuk merawat hasil poles agar selalu baik
kondisinya.
Bagaimana caranya?? pertama-tama basahin bagian
bodi mobil yang mau dikerjakan dengan air/air shampo atau bisa sangat direkomendasikan menggunakan Quick Detailer/Clay Lubricant silahkan disesuaikan dengan budget anda. mulai claying secara perlahan tidak perlu menggunakan pressure, biarkan claynya bekerja untuk angkat
kotorannya. setelah proses dekontaminasi selesai, coba raba permukaan, kalo
udah halus berarti proses clayingnya sudah benar, terakhir keringkan permukaan dengan kain
microfiber. Claying umumnya 3-6 bulan sekali atau tergantung jam terbang mobil dan cuaca, musim hujan tentu anda akan sering melakukan tahapan ini.
Peralatan:
a. Claybar
b. Quick detailer/air sabun/clay lubricant
c. Microfiber towel
source : http://www.meguiarsonline.com, http://clay4car.blogspot.com/, http://www.modifikasi.com
Labels:
Otomotif
2:16 AM
Sebagian pecinta otomotif memiliki kecenderungan tertentu (spesifik) dalam hal kecintaanya dalam dunia ini, ada yang mendalami mengenai mesin dan performa, ada juga yang berkutat di sekitar audio dan sound, velg dan kaki-kai, dan hal lainnya. Diantara sekian banyak hal tersebut ada 1 bidang pendalaman yang juga menjadi kecenderungan dari pecinta otomotif, yaitu Auto Detailing. Ada beberapa tahapan bagi pecinta otomotif untuk mengeluti bidang ini, berikut akan kami sampaikan tahapannya yang mungkin berguna bagi para pecinta otomotif baik itu pemula maupun yang sudah profesional.
Tahapan Detailing Mobil Bag. I (Wash)
Written By test on Friday, June 5, 2015 | 2:16 AM
1. Wash
Syarat ideal dalam mencuci mobil adalah jangan mencuci dibawah terik matahari langsung. Mulailah mencuci dari bagian yang paling kotor, yaitu area kaki-kaki seperti velg, ban dan wheel arches, berguna agar kotoran yang ada di part kaki-kaki ini tidak terbawa ke bagian yang lebih bersih dan rawat baret (bodi). Peralatan yang umum digunakan adalah :
Bagian bawah mobil dan kaki - kaki
- High pressure steam (jika ada)
- Wheel cleaner atau all purpose cleaner
- Sikat gigi, sikat sepatu, sikat plastik dan sejenis, selain sikat gigi sikat lainnya dianjurkan yang memiliki pegangan agak panjang, memudahkan dalam hal menyikat area-area kolong
- Sponge
- Kuas, untuk finishing dgn cairan pengkilap ban
- Setelah disemprotkan merata, mulai semprotkan cairan pelumas kotoran seperti wheel cleaner atau all purpose cleaner lainnya (jika ada) agar kotoran-kotoran lumpur, aspal, dan lainnya mudah dibersihkan,
- Sikat dengan sikat sepatu atau sikat sabuk yang lembut ke seluruh area kaki-kaki
- Setelah bersih bilas kembali dengan steam.
- Setelah selesai membilas, mulai bersihkan dengan menggunakan sponge dan sampo mobil sesuai selera anda, ada berbagai macam merk sampo mobil mulai harga ratusan ribu sampai dengan puluhan ribu saja. Sebagian kalangan membedakan sampo mobil untuk bodi dan untuk kaki-kaki. untuk bodi menggunakan merk terkenal dan mahal, sedangkan untuk kaki-kaki cukup menggunakan sampo biasa atau bisa juga menggunakan air sabun saja. semua pilihan ada di tangan anda, sampo mobil yang mahal memang umumnya memberikan hasil yang berbeda pula, tapi ini tidak jaminan. tidak semua merk sampo mahal menghasilkan hasil yang lebih baik.
- Setelah dirasa cukup membersihkan dengan sponge dan sampo, bilas kembali dengan steam sampai bersih.
- ulangi jika ditemukan beberapa area yang belum bersih.
Bodi
Setelah area kaki-kaki bersih, kita baru menuju ke tahapan mencuci lainnya yaitu bodi. Mencuci
body teknik yang dianjurkan adalah mulai dari atas lalu ke bawah atau dari area yang bersih terlebih dahulu baru ke area yang kotor, hal ini bertujuan agar washmitt/sponge yang
dipakai tidak kotor duluan sehingga pada saat kita menyapukan washmitt atau sponge kotoran tidak ikut terbawa ke area yang lebih bersih yang dapat menyebabkan baret-baret halus (swirl). Peralatan yang digunakan untuk mencuci bodi adalah :
- High pressure steam, selang air
- Sampo mobil
- Ember 2 buah
- Washmitt/sponge
- Chamois (kanebo)/waffleweave drying towel
- Blower
Tahapan - tahapannya sebagai berikut :
- Keluarkan seluruh karpet yang ada di dalam mobil, tutp semua kaca mobil rapat - rapat.
- Mulai dengan menyemprotkan seluruh bodi mobil dengan high pressure steam atau jika tidak ada cukup menggunakan selang air saja, tujuannya untuk membilas bodi mobil dan membuang kototran halus/debu yang menempel.
- Foaming, yaitu dengan membaluti seluruh bagian mobil dengan sampo, untuk pencucian manual tahapan ini dilakukan dengan cara membaluti seluruh bagian bodi mobil dengan sampo menggunakan sponge.
- Setelah foaming, cuci seluruh bagian mobil dengan washmitt menggunakan metode dua ember (two buckets method) ini tujuannya supaya washmitt yang kotor dibilas di ember air bersih lalu masukin kembali ke ember air sabun dan lanjutkan pencucian ke bodi mobil, tujuannya agar washmitt tidak membawa kotoran bekas bilasan pertama yang bisa nimbulin baret di bodi mobil.
- Bilas kembali dengan air menggunakan high pressure steam atau selang
- Keringkan dengan chamois, jangan membiarkan bodi mobil basah terlalu lama apalagi dibawa terik matahari, hal ini dapat menimbulkan jamur air di bodi dan kaca mobil.
Ruang Mesin
Banyak orang yang lupa memperhatikan kondisi ruang mesin mobil mereka, sebagian besar dari mereka khawatir mencuci area mesin akan sangat berbahaya karena berpotensi pada konsleting dan mesin pincang sampai dengan mogok. Beberapa kasus memang ini ditemukan, akan tetapi hal tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan bagaimana mencuci area mesin dengan baik dan benar. Mesin adalah jantung dari mobil kita yang perlu diperhatikan kebersihannya. Kebersihan ruang mesin dapat mempengaruhi keawetan komponen-komponen di dalamnya. Adanya sisa oli di ruang mesin walau sedikit bisa membuat debu menempel yang kalau dibiarkan terlalu lama bisa merusak komponen seperti kabel-kabel, karet-karet, dan seal-seal. Debu yang terlalu banyak menempel juga membuat filter udara tidak awet karena debu selalu tersedot kedalamnya. Adapun peralatan yang dibutuhkan :
Banyak orang yang lupa memperhatikan kondisi ruang mesin mobil mereka, sebagian besar dari mereka khawatir mencuci area mesin akan sangat berbahaya karena berpotensi pada konsleting dan mesin pincang sampai dengan mogok. Beberapa kasus memang ini ditemukan, akan tetapi hal tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan bagaimana mencuci area mesin dengan baik dan benar. Mesin adalah jantung dari mobil kita yang perlu diperhatikan kebersihannya. Kebersihan ruang mesin dapat mempengaruhi keawetan komponen-komponen di dalamnya. Adanya sisa oli di ruang mesin walau sedikit bisa membuat debu menempel yang kalau dibiarkan terlalu lama bisa merusak komponen seperti kabel-kabel, karet-karet, dan seal-seal. Debu yang terlalu banyak menempel juga membuat filter udara tidak awet karena debu selalu tersedot kedalamnya. Adapun peralatan yang dibutuhkan :
- High pressure steam
- Sikat gigi, sikat sepatu, sikat plastik dan sejenis, selain sikat gigi sikat lainnya dianjurkan yang memiliki pegangan agak panjang, memudahkan dalam hal menyikat area-area kolong.
- Engine degreaser/Engine wax/metal polish/silicone (tergantung budget)
- Kantung plastik penutup
- Sampo mobil dan air sabun (jika dibutuhkan)
- Chamois, Microfiber towel
Kalau
kondisi ruang mesin udah bener-bener parah dengan oli bercampur debu
mau tidak mau kita harus membersihkan dengan metode ‘basah’, dengan kata
lain menyemprot ruang mesin dengan air.
Berikut tahapan dalam membersihkan area mesin :
- Sebelum memulai, komponen vital yang rawan terhadap air harus ditutup, seperti ECU, koil, sekitar busi, dan terminal aki. Pastikan pula mesin dalam keadaan dingin, jangan menyemprot mesin dengan air jika mesin panas.
- Jika sudah, kita sempot dengan air, lebih baik menggunakan yang bertekanan tinggi.
- Setelah disemprot air, bersihkan menggunakan sampo mobil. penggunaan air sabun colek untuk part-part tertentu mungkin efektif, karena air sabun ini cukup efektif untuk mengangkat sisa oli akan tetapi tidak disarankan menggunakan air sabun pada bagian bodi mobil sekita area mesin karena kandungannya tidak cukup "ramah" bagi cat mobil.
- Bersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau menggunakan sikat gigi atau sikat lainnya.
- Bersihkan bodi dan kap mobil bagian bawah yang ada spot jamurnya, untuk hal ini disarankan menggunak cairan penghilang jamur yang aman untuk cat mobil dan juga clear coat.
- Bilas kembali dengan high pressure steam lalu segera keringkan menggunakan lap chamois.
- Kemudian nyalakan mesin, panas mesin akan mengeringkan bagian-bagian yang sulit dilap sehingga mengurangi potensi munculnya karat. Matikan mesin setelah mesin panas dan sisa-sisa air mengering.
- Jika setelah dicuci tetap ada bekas-bekas oli, kita dapat membersihkan bekas-bekas oli tersebut menggunakan engine degreaser. Banyak merek yang tersedia di pasaran seperti Meguiar’s, Prestone, dsb. Jika tidak dapat menemukan engine degreaser, dapat menggunakan multi-purpose cleaner seperti KIT Multi-Purpose Cleaner (warna oranye). Semprotkan ke bagian yang masih terdapat bekas-bekas oli, bersihkan dengan kuas, dan dilap pakai lap katun bersih. Hati-hati menyemprotkan engine degreaser ke bagian plastik atau karet karena jika tidak langsung dibersihkan dapat membuat plastik atau karet tersebut cenderung lembek yang pada akhirnya getas. Salah satu trik untuk membersihkan bagian mesin yang terbuat dari metal, selain engine degreaser atau multi-purpose cleaner adalah menggunakan carburator cleaner. Carburator cleaner sangat efektif merontokkan sisa-sisa oli.
- Jika ruang mesin sudah bersih dari bekas-bekas oli, saatnya mengkilapkan. Saya menyarankan untuk menggunakan engine detailer seperti Meguiar’s, namun jika tidak ada, bisa menggunakan pembersih vinyl/dasbor seperti KIT. Engine detailer atau pembersih vinyl/interior digunakan untuk mengkilapkan bagian-bagian yang terbuat dari plastik dan karet. Bagian metal dapat digosok pakai metal polish, bisa menggunakan Meguiar’s Metal Polish, KIT Metal Polish, atau Autosol. Bagian bodi di dalam ruang mesin dapat kita wax.
Jika sudah bersih harus dirawat dong.
Perawatan sebaiknya dilakukan setiap habis menggunakan mobil, sama
frekuensinya seperti kita ngelap atau nyuci mobil kita, ruang mesin
harus selalu dicek kebersihannya. Tapi untuk sehari-hari tidak perlu
metode ‘basah’. Cukup bagian yang berdebu dibersihkan dengan kuas sambil
divakum menggunakan vacum cleaner. Mungkin cara ini dianggap aneh, tapi
cara ini sangat efektif membersihkan debu di ruang mesin (yang bebas
dari bekas-bekas oli). Jika bagian karet/plastik sudah tidak mengkilap,
ulangi kembali proses pengkilapan menggunakan engine detailer atau
pembersih vinyl/dasbor.
Jika ruang mesin selalu bersih, pasti komponen-komponen di dalam ruang mesin akan awet, dan jika mobil akan dijual, ruang mesin yang bersih akan menambah nilai mobil itu.
Jika ruang mesin selalu bersih, pasti komponen-komponen di dalam ruang mesin akan awet, dan jika mobil akan dijual, ruang mesin yang bersih akan menambah nilai mobil itu.
Interior
Alat yang digunakan dalam membersihkan interior mobil adalah :
- Sapu dan pengki kecil untuk mobil
- Kemoceng
- Vacum cleaner
- Cairan pembersih+pelindung dashboard (non sillicone)
- Chamois (kanebo) dan kain microfiber
- Sikat gigi halus
Tahapan - tahapannya sebagai berikut :
- Bersihkan debu dari area plafon, dashboard, door trim menggunakan kemoceng
- Sapu dan angkat kotoran di lantai kabin
- Untuk beberapa titik spot noda baik di plafond, dashboard dan area lainnya, gunakan sikat gigi dan cairan pembersih tergantung dimana spot noda berada. Untuk plafond dan jok mobil bisa menggunakan foam pembersih kulit sintetis, untuk dashboard gunakan cairan pembersih dashboard.
- Setelah noda hilang, keringkan dengan chamois lembab, lalu ulangi dengan chamois kering. minimalisir pelebaran area, usahakan aktifitas pembersihan di area yang diperlukan saja.
- Selesai membersihkan spot noda, lanjutkan dengan memvacum seluruh area interior mobil
- Selesai vacum, berihkan dan lindungi dashboard dengan cairan pembersih+pelindung dashboard menggunakan kain microfiber.
- Terakhir, masukkan kembali karpet yang tadi dibersihkan pada saat tahapan mencuci mobil.
Demikian seluruh tahapan pertama (wash) dalam Auto Detailing.
Labels:
Otomotif

















