Latest Post

Perbedaan Daya (Horse Power) dan Torsi

Written By test on Tuesday, August 25, 2015 | 11:52 PM

Banyak yang bertanya tentang perbedaan antara horsepower dengan torsi. Dalam spesifikasi teknis kendaraan selalu dicantumkan dua jenis angka ukuran ini. Kebanyakan penggemar kendaraan memang tahu bahwa dua ukuran itu horsepower dan torsi berperan penting dalam performa kendaraan. Akan tetapi sebagian besar dari mereka tidak memahami secara tepat bagaimana dan mengapa atau bahkan tidak peduli sama sekali.

Penjelasan tentang hal ini sebaiknya dimulai dari perbedaan teknis dari keduanya. Definisi ilmiah horsepower adalah jumlah energi yang dibutuhkan untuk mengangkat benda seberat 550 pon, setinggi satu kaki, dalam waktu satu detik. Dari definisi ini kita bisa lihat bahwa komponen horsepower meliputi tenaga, jarak dan waktu. Jarak dan waktu adalah sesuatu yang mudah difahami, tetapi tenaga, khususnya kekuatan memutar roda, itu adalah pengertian dari torsi.

Perlu diingat bahwa energi awal yang membuat kendaraan bergerak maju adalah adanya ledakan di ruang bakar. Ledakan ini mendorong piston menekan setang piston (connecting rod) dan memutar kruk as (engine's crankshaft). Putaran kruk-as inilah dimulainya torsi mesin (kemampuan puntir). Dari kruk-as, torsi melewati roda gila, transmisi, rantai/gardan dan roda sehingga mobil/motor bergerak dari diam.

Ukuran torsi dinyatakan dalan pon-feet adalah gambaran kemampuan puntir dari mesin. Sebagai ilustrasi, seorang tukang pipa memerlukan torsi untuk mencopot sambungan pipa yang karatan pada pipa ledeng. Tenaga yang dibutuhkan misalkan 100 pon-feet adalah statis tetap, tidak terpengaruh waktu, mau dikerjakan lima detik atau lima tahun, torsi yang dibutuhkan untuk mencopot pipa itu adalah tetap sama yaitu 100 pon-feet.

Jadi jika anda mau jawaban yang ringkas tentang perbedaan horsepower dan torsi, selalu berpikirlah bahwa horsepower adalah jumlah tenaga mesin yang bekerja dalam kurun waktu tertentu, sedang torsi adalah ukuran tenaga. Torsi adalah salah satu komponen dari horsepower.

Supaya tahu bagaimana torsi dan hosepower berinteraksi bisa dibayangkan sebuah mobil SUV berhenti di ujung bawah tanjakan bukit. Mesin berputar stasioner. Pada saat pengemudi injak pedal gas, rpm mesin meningkat, tenaga dari krus-as disalurkan ke roda sehingga mobil bergerak mendaki. Kemampuan memuntir roda pada saat mobil bergerak naik adalah torsi. Misalkan saat itu rpm mesin 3000, gigi transmisi 3, dan mobil mencapai torsi 300 pon-feet. Dengan rumus tertentu, kita bisa hitung horsepowernya.

Sekarang pemahaman teknis bagaimana torsi berinteraksi dengan horsepower. Kita tahu bahwa mobil bergerak dari titik diam dimulai dari gigi 1, gigi 2, gigi 3 dst. Itulah saat mobil berakselerasi. Pada kecepatan rendah seperti itu gigi transmisi harus menyalurkan torsi maksimum dari mesin ke roda. Diperlukan lebih banyak tenaga atau torsi pada saat mobil bergerak dari diam dibandingkan dengan keadaan mobil yang sudah bergerak ( Hukum Newton no. 1 :
Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya).

Saat mobil sudah melaju kencang, kita hanya perlu sedikit torsi, tapi perlu lebih banyak horsepower untuk mendapatkan dan menjaga kecepatan yang tinggi. Ini disebabkan horsepower adalah ukuran tenaga saat mesin bekerja yang dengan faktor waktu (seperti putaran roda per menit dibutuhkan utk supaya mobil tetap melaju 150 km/jam)

Torsi bisa kita rasakan saat mobil bergerak dari diam. Tapi horsepower cenderung tidak bisa kita rasakan karena itu adalah tenaga yang dikeluarkan mesin saat melaju kencang.

Mobil/motor balap perlu horsepower besar karena untuk mendapatkan kecepatan tinggi dalam tempo waktu yang lama.
Mobil offroad/motorcross perlu torsi besar karena untuk menaklukkan medan berat dan tidak perlu kecepatan tinggi
.

Tipe Baret Cat Mobil dan Cara Menghilangkannya

Written By test on Thursday, August 6, 2015 | 8:51 PM

Dalam kondisi lalu lintas Jakarta yang selalu ramai, padat dan sering mengalami macet parah, ditambah dengan keberadaan tempat parkir yang pada umumnya sempit dan sangat padat berdesak-desakan, maka cat mobil baret karena senggolan atau tersenggol sudah merupakan makanan sehari-hari. Kejadian ini umumnya membuat sebagian dari warga memelas pasrah dan sisanya galau, bila teringat beberapa aktifitas dan rencana-rencana mereka yang sudah tersusun dengan baik menjadi terganggu sehubungan dengan kendaraan andalan sehari-hari harus menginap dulu di body repair & painting shop. Sedangkan lama tidaknya waktu pengerjaannya tergantung dari antriannya (kadang bisa lebih dari 1 minggu). Gak worthed bingiits !
1. Mengenal susunan lapisan cat mobil.
Seperti halnya kulit manusia, cat body mobil selain berguna untuk mempecantik penampilan juga sebagai pelindung body mobil, terhadap bahaya-bahaya dari luar, terutama karat. Untuk itu cat mobil sengaja dibuat tersusun atas beberapa lapisan dengan fungsinya masing-masing. Pada mobil-mobil masa kini, umumnya terdiri atas lapisan: Base Coat, Top Coat, Clear Coat dan Paint Protection.

Keterangan:
Base Coat / Primer / Epoxy, merupakan media lapisan dasar yang mampu menghubungkan antara material dasar dengan Top Coat, karena sifat adhesive yang sangat baik terhadap bahan-bahan di atas. 

Base Coat juga mampu mereduksi, bahkan menghilangkan sifat daya serap tinggi material dasar tertentu (misal: dempul acrylic dan fiber glass), terhadap bahan Top Coat. Adanya Base Coat ini, memungkinkan bahan plastik (selain ABS) dan non ferrous (selain besi) dapat di Top Coat dengan hasil memuaskan dan tidak mudah terkelupas. Karena memiliki sifat adhesive yang sangat baik, maka Base Coat juga berfungsi sebagai anti karat.

Top Coat / Top-paint Coat / Duco (trade mark), merupakan lapisan berikutnya yang memberikan unsur warna pada mobil, karena didalamnya terkandung pigmen warna. Clear Coat, merupakan lapisan yang berfungsi, selain untuk mengkilapkan mobil, juga untuk memblokir pigmen warna agar tidak mudah menguap oleh panas sinar matahari (terutama sinar UV dan Infra red), sehingga warna mobil lebih awet / tidak mudah luntur.
Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila mobil terlalu sering terjemur di bawah panas terik matahari. Hal ini akan terlihat jelas pada mobil-mobil bercat terang, misal; putih & silver metalik. Demikian pula, Clear Coat akan samar-samar berwarna gosong kecoklatan, bila sering dibersihkan dengan bahan pembersih yang mengandung minyak (misal; minyak tanah/ bensin). Untuk mengurangi kelemahan di atas, maka Clear Coat perlu dilapisi pelindung, yaitu lapisan Paint Protection (trade mark).

Paint Protection, merupakan lapisan pelindung bagi Clear Coat terhadap kerusakan dan oksidasi, akibat ganasnya sinar matahari, perubahan cuaca dan polutan lainnya, sehingga kilap dari cat mobil secara keseluruhan lebih awet. Karena lapisan-lapisan cat adalah sangat tipis, maka untuk mengukur ketebalannya digunakan satuan mikron, dimana 1 mikron = 0,001 mm (satu per seribu milimeter).  Standart Internasional ketebalan lapisan cat : 
  • Base Coat: 55 s/d 65 mikron.
  • Top Coat: 35 s/d 45 mikron.
  • Clear Coat: 40 s/d 45 mikron. 
  • Paint Protection: max. 30 mikron.
Sebagai gambaran, ketebalan selembar kertas HVS 70 gram adalah: 50 mikron.

2. Prinsip kerja menghilangkan baret pada body mobil, sbb:
Mengidentifikasi jenis baret.
Menipiskan dan menghilangkan bekas baret (scrubbing) sampai lenyap dari pandangan, tanpa merusak lapisan-lapisan cat, terutama lapisan base coat.
Bila lapisan base coat terkelupas, sehingga bahan dasarnya terekspose keluar dan masih dalam area yang kecil (maksimal 1), maka dapat dilakukan proses touch up.
Untuk area yang lebih luas, hasil dari proses touch up kurang efektif. Lebih baik dicat setempat (istilah awam di-sol) pada tukang ahlinya.

Mengembalikan lapisan pelindung cat (dalam istilah dagang: Paint Protection / Paint Guard) yang terkikis saat proses scrubbing.

3. Jenis-jenis baret & Cara mengatasinya :

Kondisi baret pada body mobil ada bermacam-macam, dari yang ringan sampai yang kelas berat.
Kondisi tempat kerja yang dibutuhkan, terang benderang dan bebas debu berterbangan.
Peralatan dan obat yang dibutuhkan dan dipakai untuk menghilangkan baret, adalah sbb.: lap katun bersih, Autosol, obat poles Super Hard Shell ex Turtle Wax atau pakai produk Carlack juga bisa, touch up paint, dempul besi, amplas besi C1000.
Autosol, yang berbentuk pasta seperti odol, sebenarnya obat ajaib khusus yang paling bagus untuk memulihkan kilap barang-barang berlapis Chrom yang sudah kusam akibat kerak kotoran (berwarna kecoklatan) dan goresan-goresan halus, dengan hasil sangat memuaskan. Karena obat ini sudah lama tersohor namanya, jadi sangat mudah didapatkan di bengkel-bengkel mobil / motor, hypermarket, supermarket, bahkan di mini market.
WARNING! Lapisan Chrom sangat tidak tahan terhadap cairan yang bersifat asam, bila terlalu sering dibersihkan dengan cairan yang bersifat asam, maka kilapnya akan memudar dan lapisannya makin menipis, sehingga akhirnya timbul karat seperti akar-akar halus, yang berasal dari karat lapisan tembaga yang ada di bawahnya. Agar tidak menyesal nantinya, maka sebisa mungkin hindari obat pengkilap Chrom dalam bentuk cair.Autosol memiliki butiran nano scrub yang lebih kasar, dibandingkan Glass Scrub. Meskipun demikian Autosol tidak cocok untuk menghilangkan jamur kaca mengingat daya kikisnya yang lebih kuat. Karena mengandung minyak (oil base), maka obat ini juga tidak cocok untuk membersihkan kaca mika bening lampu-lampu mobil dari baret / kerak kotoran lain. Minyak dapat menyebabkan mika bening menjadi kekuning-kuningan s/d buram. Autosol disini digunakan untuk menyamarkan / menghilangkan bekas goresan pada cat secara halus (dapat mengikis super tipis) dengan hasil super, sehingga aman digunakan pada lapisan-lapisan cat yang notabene juga sangat tipis, setipis kertas!

Baret ringan:
Apabila baret yang terjadi sangat tipis dan kadang tersisa cat berwarna lain, milik kendaraan / benda yang tersenggol, yang ikut tertinggal / membekas. Baret tipis bisa karena gesekan ringan dengan kuku jari atau benda keras dan tajam lain. Luka baret ini hanya mencapai lapisan paint protection s/d clear coat.

Solusi:
Haluskan bagian yang baret dengan Autosol sampai bekas goresan hilang.
Poles dengan Super Hard Shell, keluaran Turtle Wax. Poles cukup dikerjakan dengan tangan.
Lakukan proses lapping, dengan tangan juga.
Selesai. 
 
Baret sedang:
Apabila baret yang terjadi agak dalam, sehingga bisa terlihat dari jarak agak jauh. Baret sedang bisa terjadi karena gesekan agak keras dengan benda / kendaraan lain. Luka baret ini sudah mencapai lapisan top coat (warna cat masih nampak jelas, tapi buram), sehingga ada kemungkinan tergerus sedikit / tipis.

Solusi:
Haluskan bagian yang baret dengan Autosol, sampai terasa agak rata. Penggosokan ini harus dilakukan hati-hati jangan sampai lapisan tipis top coat yang tersisa menjadi semakin tipis, hampir transparant. Kalau hal ini sudah terlanjur terjadi, maka harus dilakukan touch up.
Poles dengan Super Hard Shell, keluaran Turtle Wax. Poles cukup dikerjakan dengan tangan.
Lakukan proses lapping, dengan tangan juga.Selesai. 

Baret berat:
Apabila baret yang terjadi cukup dalam, sehingga material dasar (plat besi atau plastik) bisa terlihat dari jarak jauh. Luka baret ini sudah merusak seluruh lapisan cat, sehingga cat terlihat seperti terkelupas / tergerus dari material dasarnya.

Solusi:
Haluskan bagian yang baret dengan kertas gosok halus no. 1,000 atau Autosol, sampai terasa agak rata. Penggosokan ini harus dilakukan hati-hati jangan sampai plat atau plastik cacat / bergelombang akibat gosokan yang terlalu bersemangat.
Lakukan proses touch up dengan cat yang sama warna dan type (biasanya dari cat contoh yang diberikan oleh pihak dealer pada saat serah terima mobil baru yang Anda beli). Bila tidak ada, maka terpaksa mencari cat touch up khusus. yang bisa dibeli di toko ACE Hardware terdekat.

Untuk material dasar dari plat besi dan plastik ABS, bisa langsung di touch up.
Untuk material dasar bukan dari besi (misal: aluminium) dan plastik non ABS, sebelumnya harus di dempul tipis dengan epoxy terlebih dulu, agar cat touch up bisa melekat dengan baik. Ketika dempul sudah kering. baru bisa digosok halus tipis-tipis. Setelah itu bisa di touch up.
Tunggu cat hingga benar-benar kering.
Haluskan cat dengan Autosol secara hati-hati sampai benar-benar rata. 
Bersihkan sisa Autosol sampai tuntas.
Poles dengan Super Hard Shell ex Turtle Wax. Polesan cukup dikerjakan dengan tangan.
Lakukan proses lapping, dengan tangan juga.
Selesai.

Baret parah : 

Apabila baret yang terjadi sangat dalam, sehingga material dasar (plat besi atau plastik) mengalami kerusakan / cacat yang bisa terlihat dari jarak jauh.  Baret tipe ini selain merusak seluruh lapisan cat (cat terkelupas), juga merusak material dasarnya.

Solusinya:
Untuk perbaikan baret parah ini, maka apa boleh buat, mobil Anda terpaksa harus segera dibawa ke body & painting shop langganan.


Source : otomotipsntricks.blogspot.com n kaskus.co.id

Road to Pantai Kukup, Indrayanti dan Ngelambar Gunung Kidul, Jogja

Written By test on Friday, July 24, 2015 | 7:31 PM

Berangkat dari Susukan, Boja sekitar jam 06.30 Wib langsung menuju ke Jogja melalui jaur pintas semowono Bandungan - Bedono - Magelang. Sesampainya di Jl. Raya Magelang - Jogja kita mampir sejenak di rumah makan bebek goreng kremes favorit keluarga sejak dulu, tepatnya di kabupaten Muntilan setelah jembatan kembar sebelah kiri akan kita temukan rumah makan spesial ayam goreng dan bebek kremes Ny. Daryanti,  keluarga besar makan di sini mulai dari gubuk, duduk lesehan, disinggahi truk - truk, dengan kapasitas tempat terbatas sampai saat ini tempatnya sudah bagus dengan bangunan permanen dan tempat lesehan yang nyaman ditambah latar belakang persawahan. Beroperasi mulai jam 09.00 - 23.00 WIB, rumah makan ini selalu ramai dikunjungi pelanggan setianya. Saya sampai Jam 9 kurang 15 menit, tepat sesaat warung makan sedang persiapan untuk buka, setelah menunggu beberapa lama hidangan bebek kremes datang, tidak ada yg berubah dari rasanya, tetap nikmat dan luar biasa. Untuk lidah kita dengan kelas harga 20rban per porsi, ini sajian bebek ternikmat yg pernah ada ditemani dengan sambel ijo khasnya.
Kurang lebih 1 jam bersantap bebek kremes sembari bernolstalgia, sekitar jam 10 kami lanjut perjalanan menuju area Jogja dan lanjut ke Wonosari, Gunung Kidul, tempat di mana pantai-pantai tersembunyi di laut selatan Jogja berada. Sesampainya di per4an ring road jombor kta langsung ambil kiri, setelah di ring road ketemu per4an ke tiga (arah UNY) belok kanan, disini kita melintasi kota jogja sebentar, tetus saja sampai dengan mentok ketemu pertigaan kita ambil kiri arah Ambarukmo Plaza atau arah Klaten/Solo. ketemu per4an ring road kita ambil kanan arah wonosari, terus saja sekitar bbrp km kita akan temukan per4an pertama lalu ambil kiri arah wonosari ikuti saja terus jalan tersebut, sepanjang jalan banyak petunjuk menuju arah ke pantai (tidak perlu melewati jalan-jalan perlintasan ke pantai Indrayanti karena jalur utama cukup bagus, kecuali memang kita terburu-buru). Sepanjang perjalanan kita akan manaiki bukit lalu turun kembali dan disinilah garis pantai selatan mulai terlihat. perjalanan dr kota Jogja lumayan memakan waktu, kurang lbh 2jam untuk sampai ke pinyu masuk retribusi area pantai selatan Gunung Kidul. Setelah pintu retribusi ada persimpangan pertama menuju arah pantai, kekanan arah Pantai Baron dan ke kiri arah Kukup dan lain2, Bagi yang ingin melihat Baron terlebih dahulu mungkin bisa ambil kanan sejenak lalu baru menuju ke Kukup dan pantai-pantai indah lainnya.

Sampai di pantai Kukup sekitar jam1 siang, pantai ini cukup ramai dan aksesnyapun cukup mudah, sepanjang akses ke pantai ditemukan pasar - pasar menjual aksesoris, pakaian, dan makanan. hindari hewan ubur2 selama bermain di pantai selatan jogja, krn bisa membuat iritasi dan bengkak.
Setelah dari Kukup kami langsung memilih pantai berikutnya yaitu Pantai Indrayanti, butuh jarak 7km untuk sampai ke pantai ini dari Kukup. Indrayanti merupakan salah satu pantai yang cukup terkenal di area garis pantai selatan Gunung Kidul ini, panjangnya garis pantai dan infrastruktur pendukung yang sudah lumayan lengkap membuat pengunjung senang berkunjung di pantai ini.Pengunjung bisa menyantap seafood di pinggir pantai, garis pantainyapun panjang, sehingga menyenangkan untuk bermain-main.
Dari Pantai Indrayanti kami menuju pantai berikutnya yag menurut informasi juga pantai yang cukup indah, setelah istirahat dan sholat, kami langsung menuju ke pantai Ngelambor. Pantai Ngelambor searah dengan pantai Siung, Jarak Indrayanti - Ngelambor kurang lebih 14km, lumayan jauh dengan elevasi naik turun dan luasan jalan yang pas-pasan, untungnya kondisi jalan sudah halus. Ngelambor baru dibuka per April 2015, sesampainya di pantai ini hari sudah cukup sore, meunjukkan sekitar 16.30 WIB, kondisi parkiran masih ramai. Dari parkiran mobil menuju ke pantai kurang lebih 1km dengan kondisi jalan yang masih bebatuan, bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan ojek motor. Sekedar saran, sebaiknya menggunakan ojek motor dengan biaya PP 10rb sudah lumayan menghemat waktu dan tenaga.
Di pantai ini terdapat fasilitas snorkeling, melihat terumbu karang dan hewan-hewan laut yang ada, dihiasi dengan tebing-tebing di sekitar pantai, khas sekali pantai selatan Jogja. Garis pantai di Ngelambor tidak panjang, lebih tepatnya seperti area yang tersembunyi, dan masih sangat alami, karena pantai ini baru saja ditemukan, sehingga fasilitasnyapun masih kurang memadai. Belum ada penerangan PLN di sini, masyarakat lokal masih mengandalkan aki motor/mobil dan lampu LED untuk penerangan malam. Semoga dalam waktu yang tidak lama lagi, akses jalan sudah bisa segera diaspal/beton dan listrik sudah masuk area ini, sehingga bisa meningkatkan sarana dan pra sarana yang ada di sekitar pantai ini, sehingga wisatawan bisa datang lebih banyak lagi.

Sampai dengan azan maghrib kita selesai menikmati keindahan pantai ini dan lanjut kembali ke Jogja dengan rute kembali sedikit ke arah Indrayanti ketemu persimpangan 3 antara kembali ke jalur pantai selatan atau langsung ke Jogja/Solo, kita ambil ke arah Jogja/Solo. Perjalanan dari sini cukup memakan waktu karena di sore hari merupakan jam-jam padat wisatawan kembali ke Jogja, sehingga macet sudah tidak terhindarkan lagi. Singkat cerita, kami butuh waktu 3 jam untuk sampai kembali ke kota Jogja. Sebelum cek in di hotel yang terletak di Jl. Sagan (belakang Galeria) kami mampir ke salah satu gudeg terkenal di Jogja, Gudeg Sagan. Lokasi yang megah membuat tempat makan ini mudah dikenali, saya makan di tempat ini mulai dari rumah biasa, lagi dibangun sampai dengan kondisi seperti sekarang ini.

Demikian perjalanan panjang untuk menemukan pantai-pantai tersembunyi Jogja yang sudah mulai kesohor itu dan yang terpenting adalah kita sudah menimatinya keindahan ciptaan-Nya.yhw

Road to Pantai Bandengan Jepara

Written By test on Tuesday, July 21, 2015 | 5:20 PM

Berangkat dari Boja Kendal sekitar Jam 07.00 dari rumah menuju pantai Bandengan dengan ukuran bus medium sponsor by Gumara Transport (mayan gratis), sekitar jam 08.30 sampai di pertigaan Demak-Kudus, dari sini perkiraan 2 jaman lg sudah sampai di pantai Bandengan, Jepara.

Bus masuk ke lokasi wisata dan parkir sekitar jam 11, lanjut sekeluarga cari spot buat bersantai. Setelah menemukan titik yang nyaman untuk gelar tikar dan meletakkan semua barang bawaan, kita bisa lanjut menikmati pantai Bandengan atau memilih beberapa rekreasi hiburan yg diinginkan, setelah bersantai sejenak pilihan rekreasi pertama yg dipilih adalah menyeberang ke pulau Panjang.
Tarif menyeberang ke pulau Panjang Rp. 15.000/orang dgn waktu tempuh sekitar 20 menit, pulau Panjang juga bisa diakses dari pantai kartini dgn tarif yg sama akan tetapi dengan waktu tempuh 2x lamanya dari waktu tempuh Pantai Bandengan. Sesampainya di pulau Panjang tdk banyak hiburan yg didapat kecuali keindahan pantai dengan pasir putih, ombak tenang dan laut yang hijau biru yg indah. Saat tiba di pualu ini air laut sedang pasang, sehingga banyak garis pantai yang tenggelam, tapi spot-spot pantai yang indah masih bisa kita temukan. puas berkeliling di pulau panjang kita kembali ke bandengan denga kapal perahu yang sama tapi sudah tidak perlu membayar, karena tarip Rp. 15.000 di atas sudah PP.
Kembali ke pantai Bandengan kita bisa kembali menikmati rekreasi lainya di sini mulai untuk anak-anak sampai dewasa. Untuk remaja dan dewasa saya memilih rekreasi banana boat, dengan biaya sebesar Rp. 50rb/orang maka rekreasi ini wajib dicoba, adrenalin lumayan di "rush" di permainan ini, pilihan tempat duduk juga menjadi penentu adrenalin kita, paling depan paling merasakan sensasi pada saat bana boat ditarik oleh speed boat, tapi paling depan dalam hal terkena percikan air laut yang cukup membuat mata pedih, sedangkan belakang paling aman tapi pada saat "dijatuhkan" paling merasakan sensasi terlemparnya, lama permainan yaitu 2x putaran dgn 2x jatuh.

Puas bermain dan membersihkan diri kita segera memutuskan untuk meninggalkan lokasi wisata pantai Bandengan dan kembali ke Semarang, Boja sekitar pukul 15.30 wib kita meluncur., sempat berhenti sholat di area Demak, lalu lanjut makan di tempat makan Mbok Berek sekitar jam 19.30 wib. Selesai makan kita lanjut kembali pulang ke rumah di Boja Kendal sekitar 1,5 jam dengan menggunakan bus, klo mobil pribadi bisa ditempuh dgn waktu maksimal 1 jam saja.

Demikian perjalanan ke Pantai Bandengan, cukup puas dengan spot foto yang didapat dan permainan banana boatnya, ke pantai kalau ga basah, bilas mandi dan ganti pakaian rasanya kurang afdol :).

Tahapan Detailing Mobil Bag. V (Tyre Dressing)

Written By test on Sunday, June 28, 2015 | 11:36 PM

5. Tyre dressing
Tujuannya adalah mencegah ban dari browning effect atau menjadi coklat dan memudar kehitamannya. diantara semua proses yang dilakukan tadi, apabila tahapan ini tidak dilakukan tentu akan sangat terlihat kurang sedap dipandang, maka dari itu walaupun bukan tahapan detailing perbaikan atau perawatan cat mobil tapi proses ini bisa menyempurnakan semua tahapan detailing sebelumnya, paling tidak untuk eksterior, tahapan ini juga sekaligus bikin image mobil keliatan bersih dan terawat.

Peralatan:
a. Tyre dressing (pasta, water, oil based)
b. Applicator pad (kuas, foam, kain, etc)

Sempurnalah semua proses detailing, jika tahapan semua sudah dilakukan maka selanjutnya tinggal melakukan maintenance rutin, semakin disayang maka cat mobil kita juga semakin awet umurnya.
Selamat mencoba..!
 

Tahapan Detailing Mobil Bag. IV (Wax and QD)

4. Wax/Sealant

Tahapan selanjutnya adalah waxing, ini adalah tahapan yang paling disukai sama semua orang. tujuan waxing adalah memberikan lapisan tipis pada mobil supaya terlindung dari debu, air, kotoran, dll. selain itu wax juga akan memberikan finishing look yang beda pada tiap mobil. faktornya disebabkan oleh beberapa hal, antara lain : warna cat, karakter wax, curing time, dll. 

Cara aplikasi wax adalah : 
  1. Gunakan polisher + applicator pad, lalu tuang 2-3 tetes wax/sealant (kalau liquid)
  2. applikasikan pada seluruh permukaan cat secara bertahap atau dikenal dengan metode panel to panel secara merata.aplikasi lakukan bisa dengan gerakan vertikal dan horizontal asalkan dalam tiap perpidahan aplicator pad selalu dalam posisi overlap dgn bagian yang sdh dilewati sebelumnya.
  3. Setelah semua rata dan tidak ada lagi tersisa wax di bagian cat, langsung lap dengan kain microfiber atau tergantung dari panduan yang diberikan oleh masing-masing obat wax.
  4. Protection dan Maintenance dengan quick detailer wax water based seminggu 1-2 kali.

Hasil wax/sealant itu biasanya antara wet look, deep look, glassy atau warm, tergantung karakter catnya (solid, metallic, xyrallic atau pearlescent). Sealant itu biasanya punya durability lebih tinggi daripada wax karena sifatnya yang all chemical. kalo wax itu mengandung bahan organik, seperti carnauba. jadi jika kondisi mobil anda baru atau kondisi cat mobil anda masih tergolong baik, maka anda hanya perlu melakukan 3 tahapan penting ini :
  • Washing (mencuci),
  • Claying dan
  • Protection (sealant dan atau wax)
Peralatan:
a. Obat wax/sealant
b. Polisher + aplicator pad
c. DA machine (optional)
d. Microfiber towel

Source : http://www.modifikasi.com

Tahapan Detailing Mobil Bag. III (Compound & Polish)

3. Compound and Polish
Pada tahapan ini Detailing yang dilakukan adalah tahapan correction dimana ada sifat memperbaiki kerusakan. Jadi bukan bagian dari kegiatan perawatan atau merawat. Poles/ polishing/ detailing idealnya hanya dilakukan satu atau dua tahun sekali dalam kondisi normal. Detailing dengan standard mutu bahan yang baik dan peralatan yang benar menyebabkan biaya yang cukup tinggi, apalagi kalau harus dilakukan berulang-ulang. Belum lagi ada beberapa langkah yang bersifat abrasif dan agresif  terhadap lapisan cat. Selain itu detailing adalah pekerjaan seni dan sesuai namanya (detailing), ini harus dikerjakan dengan detil dan teliti sehingga akan membutuhkan waktu agak lama dalam prosesnya. Satu bidang pada mobil dengan bidang lainya belum tentu sama penangannya. Perlu diperhatikan ketebalan cat, kedalaman baret dan lain-lain termasuk pemilihan bahan atau chemical yang aman untuk kendaran dan juga pekerjanya.
Adapun caranya adalah sebagai berikut :
  1. Hal pertama yang dilakukan adalah pastikan terlebih dahulu kondisi cat mobil anda, apakah termasuk bad paint, moderate atau good paint.
  2. Kenali tipe kerusakan cat pada bodi mobil anda, apakah termasuk swirl ringan, sedang atau parah dan juga kenali kedalaman dari swirl tersebut.
  3. Jika kondisi cat mobil sudah parah maka perlu dilakukan wet sanding dan compound terlebih dahulu. Compound juga ada tingkatannya sendiri, sesuai dengan daya abbrasivenya, dikenal dengan compound putih, kuning dan merah. Lakukan wet sanding secara perlahan pada area yang diperlukan, setelah semua goresan parah sudah tersanding, oleskan dengan compound disekitar area sanding tersebut sampai merata, setelah selesai bilas dan keringkan area perbaikan. Setelah selesai maka bisa dilakukan proses polishing dan wax untuk mengembalikan kilap cat.
  4. Polish bisa dilakukan dengan menggunakan tangan atau mesin Dual Action Polisher atau sering disebut mesin DA. Menggunakan tangan umumnya akan sangat capek, hasil maksimal dari tahapan ini adalah terletak dari kecepatan putaran yang konsisten. Jika menggunakan tangan maka lama kelamaan apabila sudah kelelahan, kecepatan akan menurun dan ini justru menyebabkan chemichal polish tertinggal dipermukaan cat. Menggunakan tangan masih dimungkinkan tapi perlu strategi yang bertahap, dalam satu waktu kita tidak bisa menyelesaikan semua panel mobil, berhenti apabila dirasa kecepatan memutar tangan sudah tidak konsisten.
  5. Oleskan obat polish pada polishing pad mesin DA sekitar 3-4 tetes, aplikasikan secara perlahan terlebih dahulu ke bagian bodi mobil yang ingin dipoles, setelah semua rata baru sedikit agak (ingat sedikit saja) ditekan sambil terus diputar secara merata ke semua bagian yang dibutuhkan. kerjakan ini secara bertahap per bagian - bagian kecil, jangan terlalu lebar karena akan membuat obat poles sudah mengering sebelum kita menggapai ke bagian tersebut.
  6. Setelah selesai, cek swirl/scrath pada bodi mobil menggunakan lampu LED, apakah masih ada atau sudah hilang, jika masih ada kita bisa mengulangi tahapan tersebut maksimal 2-3 kali sampai kondisi cat sesuai keinginan kita, jika sudah hilang siwrl dan scratchnya maka lap seluruh bagian yang kita perbaiki tersebut dengan kain microfiber.
Hasil yang harus dicapai dari auto detailing ialah permukaan exterior yang kondisinya sempurna seperti mobil baru. Tidak hanya sekedar mengkilat dalam hitungan hari saja. Maka saya bisa maklum kalau harga jasa detailing cukup tinggi, tidak hanya faktor harga bahan baku yang mempengaruhi, lama waktu yang dibutuhkan dan faktor kesabaran dan ketelitian adalah faktor-faktor yang patut dihargai.

Jadi poleslah mobil anda sekali atau dua tahun sekali dan rawatlah hasil poles tersebut secara berkala dengan baik dan benar. Tidak disarankan polish mobil lebih dari 2x setahun karena sifatnya yang abbrasive dapat mengangkat lapisan terluat dari cat mobil, 1 atau 2 kali dalam setahun sudah cukup. Perlu diperhatikan juga bahwa faktor utama penyebab kerusakan pada permukaan cat mobil ialah justru terjadi pada saat kita merawatnya, terutama pada saat mencuci dan mengeringkan dengan bahan, penggunaan peralatan yang kurang tepat.

Peralatan :
a. Obat polish
b. Hand buffing pad
c. DA machine + polishing pad
d. Microfiber towel

Source : http://clay4car.blogspot.com/

Tahapan Detailing Mobil Bag. II (Clay)

2. Clay


Melanjutkan pembahasan di postingan sebelumnya Tahapan Detailing Mobil Bag. I, tahapan selanjutnya dalam proses detailing mobil setelah proses pencucian (wash) sudah dilakukan adalah Claying. Apa itu Claying??

Clay disini bukanlah tanah liat dalam arti sesungguhnya. Di sebut clay karena sifatnya yang lembek bisa dibentuk-bentuk seperti tanah liat atau lilin mainan anak-anak. Claying ialah kegiatan membersihkan permukaan dengan menggunakan clay. Clay sebagai "built in applicator" yaitu sebuah alat bantu atau media yang digunakan untuk mengangkat kontaminasi kotoran yang melekat kuat di permukaan cat mobil yang tidak bisa dihilangkan melalui proses mencuci dan bahkan jika hanya dengan  wax. Clay bisa di aplikasikan juga pada permukaan halus lainnya seperti kaca, logam/metal (velg, bumper,dll).

Kontaminasi kotoran yang melekat kuat ini kadang tidak terlihat oleh mata, tapi  bisa dengan jelas di rasa dengan diraba menggunakan telapak tangan. Akan terasa kasar dan terdengar bunyi gesekan pada area yang terkontaminasi. Clay efektif membersihkan kontaminasi atau kotoran cipratan aspal dan debu rem yang biasanya terdapat di bagian fender, pintu dan bember di belakang roda. Selain itu bisa juga untuk membersihkan overspray vernish dan cat. Kontaminasi-kontaminasi tersebut akan hilang setelah di clay. Permukaan akan kembali halus sepeperti kaca dan tidak terdengar bunyi gesekan saat diraba. Dengan kondisi demikian maka mobil akan lebih siap kondisinya bila ingin dilanjutkan dengan poles/polishing untuk menghilangkan atau memperbaiki kerusakan ringan seperti baret-baret dan swirl marks. atau jika ingin langsung di wax atau sealant sebagai proteksi juga boleh.

Perlu diketahui bahwa clay bukan sebagai obat poles untuk menghilangkan baret-baret atau noda air yang mengoksidasi (jamur air biasanya kita sebut). Clay posisinya sebagai pembersih yang akan menyempurnakan hasil mencuci dan sebagai persiapan untuk menyempurnakan langkah polishing dan protection dan atau sebagai salah satu cara untuk merawat hasil poles agar selalu baik kondisinya. 

Bagaimana caranya?? pertama-tama basahin bagian bodi mobil yang mau dikerjakan dengan air/air shampo atau bisa sangat direkomendasikan menggunakan Quick Detailer/Clay Lubricant silahkan disesuaikan dengan budget anda. mulai claying secara perlahan tidak perlu menggunakan pressure, biarkan claynya bekerja untuk angkat kotorannya. setelah proses dekontaminasi selesai, coba raba permukaan, kalo udah halus berarti proses clayingnya sudah benar, terakhir keringkan permukaan dengan kain  microfiber. Claying umumnya 3-6 bulan sekali atau tergantung jam terbang mobil dan cuaca, musim hujan tentu anda akan sering melakukan tahapan ini.

Peralatan:
a. Claybar
b. Quick detailer/air sabun/clay lubricant
c. Microfiber towel

source : http://www.meguiarsonline.com, http://clay4car.blogspot.com/, http://www.modifikasi.com


 
Support : Creating Website | Johny Template | Hewijizian Corp
Copyright © 2014. Yudi Hewij Story - All Rights Reserved
Template Created by Mas Template Published by Hewijizian Corp
Proudly powered by Blogger